Tim Supervisi Polda Sumsel Tinjau Lahan Jagung di OKU, Dorong Swasembada Pangan 2025

Tim Supervisi Polda Sumsel Tinjau Lahan Jagung di OKU, Dorong Swasembada Pangan 2025

CYBER88 | OKU, -- Sumsel. Guna mendukung program nasional Swasembada Pangan Tahun 2025, Tim Supervisi dan Verifikasi Lahan Swasembada Jagung dari Polda Sumatera Selatan melakukan kunjungan ke wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Rabu siang (30/0725). Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang pengecekan langsung terhadap lahan jagung milik warga di Desa Belatung, Kecamatan Lubuk Batang.

Lahan yang menjadi objek kunjungan tersebut merupakan milik pribadi dari Sdr. Joni Ardiansa yang berada di Dusun I Desa Belatung. Lahan ini memiliki luas sekitar 1 hektar dan saat ini telah ditanami jagung yang berumur sekitar dua bulan. Sebelumnya, lahan ini telah mengalami satu kali masa panen, namun hasilnya belum maksimal karena terdampak musim kemarau yang berkepanjangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dari Biro SDM Polda Sumsel seperti Kompol Chusnul Qomar, S.H., S.I.K., M.M., AKP Rio Pranata Tarigan, S.Tr.K., S.I.K., M.H., serta IPTU Dariel Ramadhan Sembodo Putro, S.Tr.K., S.I.K., LL.M. Dari jajaran Polres OKU sendiri hadir Kasat Binmas AKP Ujang Abdul Aziz, S.E., KBO Binmas IPTU Zulhanas, dan Kapolsek Lubuk Batang IPTU Jenizar.

Selain unsur kepolisian, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Belatung, Sdr. Plando, Ketua Kelompok Tani Desa Belatung, serta perangkat desa lainnya. Keterlibatan para tokoh desa ini mencerminkan dukungan penuh dari masyarakat lokal terhadap program ketahanan pangan nasional.

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kasat Binmas menjelaskan bahwa tujuan utama pengecekan ini adalah untuk memastikan kesiapan lahan serta melihat secara langsung sejauh mana partisipasi masyarakat, khususnya kelompok tani, dalam program ketahanan pangan. Ini menjadi salah satu langkah konkret dalam menyongsong panen raya jagung ke depan.

Kasat Binmas (AKP. Ujang Abdul Aziz) juga menyampaikan bahwa hasil panen pertama dari lahan ini berkisar 4 ton, yang dinilai masih kurang optimal. Dengan ppadanya supervisi dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan hasil panen ke depan akan lebih baik seiring dengan meningkatnya teknologi pertanian dan pola tanam yang lebih tepat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa program Presiden RI terkait Swasembada Pangan berjalan sesuai rencana. Kami berharap, program ini mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui ketersediaan pangan yang cukup, bergizi, dan aman,” ujar AKP Ujang Abdul Aziz.

Dengan adanya sinergi antara Polri, Pemerintah Desa, dan Kelompok Toani, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah OKU dapat meningkat. pLangkah-langkah nyata seperti ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian pangan yang menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional. (Reynol/ Edy FK)

Komentar Via Facebook :