Gapoktan Restu Bumi Dengan Yayasan Hikayat Gelar Santunan Pada 180 Anak Yatim Dan Jompo
CYBER88 | GARUT - Gapoktan Restu Bumi kerja bareng yayasan Hikayat menggelar kegiatan santunan anak yatim dan jompo bertajuk “Upland Menyemai Harapan, Menuai Senyum Anak Yatim”. Bertempat di Balai Kemasyarakatan desa Giriawas kecamatan Cikajang kabupaten Garut, pada hari Minggu (19/10/2025).
Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Restu Bumi desa Giriawas kecamatan Cikajang kabupaten Garut, pada tahun 2025 adalah salah satu Gapoktan yang telah mendapatkan *Bantuan Hibah Program Upland Project Tahun 2025* dalam hal budidaya tanaman kentang. Kegiatan ini terlaksana sebagai wujud syukur para kelompok tani yang telah melaksanakan panen perdana lewat Rereongan Satu Ons Sabata (ONTA).
Dalam kegiatan perdana ini, Gapoktan Restu Bumi menggandeng Yayasan Hikayat dan memberikan santunan kepada 180 anak yatim dan jompo di wilayah sekitar. Acara berlangsung khidmat sekaligus penuh kehangatan, dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut Ir. Haeruman, M.P., perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Anggota Komisi ll DPRD Kabupaten Garut Dindin Mauludin, S.Pd.l.,M.M., Forkopimcam Cikajang, Kepala Desa Giriawas, Asep Kurniadin (Ketua Yayasan Hikayat), BPD, Ketua MUI, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Ketua Gapoktan Restu Bumi, Hari Muhammad Hindawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian para petani terhadap sesama, terutama anak-anak yatim di sekitar wilayah desa Giriawas.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami, para petani yang tergabung dalam Gapoktan Restu Bumi kepada anak yatim di Desa Giriawas. Ada sekitar 180 anak yatim dan jompo yang hari ini menerima santunan dari kami. Semoga bermanfaat dan menjadi ladang kebaikan bagi semua pihak,” ungkapnya.
Hari juga menambahkan, kegiatan sosial ini diharapkan menjadi wujud nyata dari dampak positif program Upland, bukan hanya dalam aspek ekonomi dan pertanian, tetapi juga dalam memperkuat nilai sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
“Semoga manfaat program Upland ke depan dapat dirasakan lebih luas, membantu warga dalam mengatasi permasalahan ekonomi, dan memperkuat solidaritas sosial antarpetani dan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Ir. Haeruman, M.P., memberikan apresiasi atas inisiatif Gapoktan Restu Bumi yang mampu melaksanakan kegiatan sosial yang inspiratif di luar kegiatan pertanian.
“Ini pertama kalinya ada kelompok tani yang melaksanakan kegiatan sosial seperti ini. Padahal sebelumnya, Giriawas tidak termasuk penerima program Upland. Berkat perjuangan para tokoh, kepala desa, dan dukungan dari pak dewan, akhirnya Giriawas bisa masuk program ini. Ini bukan sesuatu yang datang tiba-tiba, tapi hasil perjuangan,” ujarnya.
Haeruman berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya di wilayah Garut.
“Kegiatan sosial seperti ini seharusnya juga dilakukan oleh poktan-poktan lain, agar manfaat program Upland dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Mudah-mudahan program ini mampu berkontribusi mengatasi kemiskinan, memperkuat ketahanan pangan, dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Gapoktan Restu Bumi tidak hanya menunjukkan perannya sebagai pelaksana program pertanian, tetapi juga sebagai penggerak sosial kemasyarakatan.


Komentar Via Facebook :