Pelatihan Tata Boga di Kelurahan Gerem, Cetak Wirausaha Kuliner Baru dan Dongkrak Ekonomi Warga

Pelatihan Tata Boga di Kelurahan Gerem, Cetak Wirausaha Kuliner Baru dan Dongkrak Ekonomi Warga

CYBER88 | Cilegon — Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol — Sebanyak 25 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, kader PKK, dan masyarakat umum mengikuti pelatihan Tata Boga yang digelar di Kelurahan Gerem mulai tanggal 20 hingga 24 Oktober 2025.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Camat Grogol Jajat Sudrajat, S.E., M.M., dan dihadiri oleh Kepala UPTD BLK Disnaker Kota Cilegon Irham Havrijal, S.H., Plt. Lurah Gerem Hikmatul Qismat, Kasi PPM Kelurahan Gerem Neneng R., serta pendamping UMKM Fatmawati.

Dalam sambutannya, Camat Grogol Jajat Sudrajat menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Alhamdulillah hari ini kita membuka pelatihan Tata Boga di Kelurahan Gerem. Mudah-mudahan pelatihan ini bisa melahirkan wirausaha kuliner baru yang mampu menambah penghasilan keluarga, membuka lapangan kerja, dan membawa nama baik bagi Kelurahan Gerem,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Lurah Gerem Hikmatul Qismat menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari usulan PKK dalam Musrenbangkel tahun sebelumnya.

“Pelatihan ini merupakan hasil dari perencanaan tahun lalu. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan kader PKK. Keterampilan harus terus diasah agar tidak berkurang,” jelas Hikmatul.

Ia menambahkan bahwa pelatihan berlangsung selama lima hari, dari Senin hingga Jumat, dan menggunakan dana DAU (Dana Alokasi Umum) dari Pemerintah Kota Cilegon.

“Kami bersyukur kegiatan ini bisa terlaksana dengan dukungan pemerintah. Harapannya, hasil pelatihan ini bisa membantu peserta meningkatkan income keluarga dan kesejahteraan warga Kelurahan Gerem,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi PPM Kelurahan Gerem Neneng R. turut memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif dari PKK, dengan pelaksana pelatihan dari LPK Yayasan Haisar Anugrah Perdana.

“Pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, kader PKK, dan masyarakat umum. Mereka dibagi menjadi lima kelompok dan belajar membuat berbagai jenis makanan dan kue yang memiliki nilai jual,” ungkap Neneng.
“Harapannya, para peserta bisa mengembangkan hasil pelatihan ini menjadi usaha mandiri dan berwirausaha di bidang kuliner,” tambahnya.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah, PKK, dan masyarakat, pelatihan Tata Boga ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mencetak wirausaha kuliner baru sekaligus menggerakkan perekonomian lokal di Kelurahan Gerem.

 

Komentar Via Facebook :