Jimbung Art Festival: Membara di Purno Raya, Padukan Seni, UMKM, dan Semangat Generasi Penerus

Jimbung Art Festival: Membara di Purno Raya, Padukan Seni, UMKM, dan Semangat Generasi Penerus

CYBER88 | KLATEN – Inisiatif kolaboratif yang memadukan kekayaan seni tradisional, potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta semangat generasi muda, sukses terwujud dalam Jimbung Art Festival. Gelaran yang diinisiasi warga Dukuh Purno Raya, Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Klaten ini, menjadi sorotan selama tiga hari penuh dengan menampilkan keberagaman kreativitas lokal dan geliat ekonomi kerakyatan.

Jimbung Art Festival hadir bukan sekadar ajang hiburan, melainkan wadah apresiasi seni dan promosi produk lokal. Diselenggarakan oleh Paguyuban Purno Raya (RW 12 dan RW 13), festival ini memiliki dua tujuan utama: mengangkat produk UMKM agar lebih dikenal luas serta menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda Klaten untuk menyalurkan bakat seni mereka.

Sebanyak 38 pelaku UMKM turut serta menampilkan produk unggulan—mulai dari jajanan khas, kerajinan tangan, hingga hasil pertanian. Panggung seni diisi sepenuhnya oleh talenta muda, terutama anak-anak SD hingga SMP, yang menampilkan tari, karawitan, dan pentas musik. Kelompok band karang taruna pun ikut berpartisipasi, menjadikan festival ini ajang kolaborasi antara seni dan wirausaha warga.

Festival berlangsung meriah selama tiga hari, mulai 31 Oktober hingga 2 November 2025, di kawasan RW 12 dan RW 13, Dukuh Purno Raya. Area ini disulap menjadi ruang terbuka yang memadukan atmosfer budaya dan semangat kewirausahaan masyarakat setempat.

Festival ini digagas oleh Bapak Aris Pratomo sebagai pencetus ide, dengan Bapak Akbar selaku ketua panitia dari Paguyuban Purno Raya. Partisipasi aktif datang dari karang taruna dan para pelajar yang menjadi motor utama seluruh pertunjukan seni.

Kehadiran istimewa datang dari Eyang Yati Pesek, seniman legendaris asal Yogyakarta yang memiliki jejak panjang di dunia seni Klaten. Beliau hadir membawa semangat dan pesan inspiratif bagi generasi penerus untuk terus melestarikan seni tari dan karawitan.

Tak hanya itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom juga turut hadir memberikan apresiasi. Kehadirannya menjadi simbol dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Klaten terhadap pelestarian budaya lokal dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis masyarakat.

Kesuksesan Jimbung Art Festival merupakan hasil nyata dari sinergi ide dan kerja keras warga. Panitia di bawah koordinasi Bapak Akbar berhasil memadukan berbagai bentuk hiburan—tarian, karawitan, hingga musik modern—dengan pameran UMKM, menciptakan suasana edukatif sekaligus menghibur.

Ke depan, Paguyuban Purno Raya berkomitmen menjadikan acara ini agenda tahunan.

“Kami sudah memprogramkan agar festival ini menjadi kegiatan rutin. Jika di tahun pertama masih ada kekurangan, akan kami evaluasi. Harapannya, tahun depan bisa lebih maju dan berkembang,” ujar Bapak Akbar.

Panitia juga menargetkan peningkatan jumlah peserta UMKM dari 38 menjadi lebih banyak, sekaligus memperluas kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan instansi pemerintahan di Klaten.

(Agung Santoso)

 

Komentar Via Facebook :