Keluhkan Banjir Tak Kunjung Usai, Warga Wates 2 Dapat Respons Cepat dari LKS BMPP Mandiri

Keluhkan Banjir Tak Kunjung Usai, Warga Wates 2 Dapat Respons Cepat dari LKS BMPP Mandiri

CYBER88 | Cilegon — Rasa lelah dan kecewa warga Lingkungan Wates 2 RT 03 RW 04, Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, akhirnya sedikit terobati. Setelah sekian lama menghadapi banjir setiap musim hujan tanpa solusi, kini mereka mendapat bantuan cepat dari Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) BMPP Mandiri) yang turun langsung menanggapi keluhan warga.

Warga mengaku sudah berulang kali menyampaikan laporan ke pemerintah kelurahan dan pihak pengelola tol, namun belum juga mendapatkan tindakan nyata. Hingga akhirnya, mereka menghubungi BMPP Mandiri untuk meminta bantuan penanganan darurat.

“Kami sudah capek melapor ke sana-sini, tapi tidak ada hasil. Begitu kami sampaikan ke BMPP Mandiri, mereka langsung datang bawa alat berat. Tidak nunggu lama,” ungkap Hamzani, Ketua RT 03/04.

Dalam aksi tersebut, tim BMPP Mandiri bersama warga melakukan pengerukan dan pelebaran saluran air sepanjang sekitar 500 meter, dari area pemukiman hingga jembatan arah Metro Villa. Saluran yang dangkal dan tersumbat itulah yang selama ini menjadi penyebab utama genangan air di rumah-rumah warga setiap kali hujan turun.

Mahsus, selaku Humas LKS BMPP Mandiri, menuturkan bahwa aksi cepat ini dilakukan semata-mata atas dasar kepedulian sosial dan keinginan untuk membantu warga menghadapi masalah yang selama ini diabaikan.

“Kami hadir karena panggilan warga. Ini bukan program formal, tapi bentuk tanggapan cepat atas kebutuhan masyarakat. Kami ingin membuktikan bahwa lembaga sosial seperti BMPP Mandiri bisa menjadi mitra nyata bagi warga,” jelas Mahsus.

Banjir di wilayah tersebut disebut semakin parah sejak adanya pembangunan jalan tol baru yang posisinya lebih tinggi dari permukiman. Kondisi ini membuat air hujan mengalir deras ke area rumah warga.

“Dulu sebelum ada tol, wilayah kami aman. Sekarang hujan sedikit saja langsung masuk rumah. Kami harap setelah ini pemerintah juga mau turun melihat langsung,” tambah Mustafa, salah satu warga terdampak.

Sebagai tindak lanjut, pihak RT berencana memasukkan penanganan banjir Wates 2 dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2026, agar bisa menjadi prioritas program daerah.

Melalui aksi tanggap ini, LKS BMPP Mandiri menunjukkan komitmen nyata sebagai lembaga sosial yang tidak hanya bergerak di bidang kesejahteraan, tetapi juga siap menjawab langsung keluhan masyarakat di lapangan.


 

Komentar Via Facebook :