Pembangunan Tak Hanya Fisik: Arry Shinta Wati Fokus Serap Aspirasi Kesehatan Mental dan Batiniah Perempuan Klaten

Pembangunan Tak Hanya Fisik: Arry Shinta Wati Fokus Serap Aspirasi Kesehatan Mental dan Batiniah Perempuan Klaten

CYBER88 | KLATEN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Klaten, Arry Shinta Wati, menggelar kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025-2026 dengan fokus yang berbeda dari biasanya. Jika reses umumnya didominasi oleh isu pembangunan infrastruktur fisik, kali ini Arry Shinta Wati secara khusus memilih untuk menyuarakan dan menyerap aspirasi terkait kesehatan batin dan mental masyarakat, terutama kaum perempuan, ibu, dan lansia di daerah pemilihannya.

Kegiatan dan Fokus Utama
Kegiatan yang dilaksanakan adalah Reses DPRD Kabupaten Klaten Masa Sidang I Tahun 2025-2026. Reses ini bertujuan untuk menyampaikan program yang sudah berjalan dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Fokus utama serapan aspirasi kali ini adalah pembangunan non-fisik, yaitu kesehatan batin dan mental masyarakat. Kelompok sasaran utamanya adalah perempuan, ibu, dan lansia, yang dianggap memiliki peran vital dalam keluarga dan masyarakat. Selain itu, reses juga menyerap keluhan umum masyarakat, terutama lansia, dan memastikan kualitas pelayanan kesehatan yang mereka terima.

Pelaksana dan Peserta
Pelaksana kegiatan reses ini adalah Arry Shinta Wati, salah satu anggota DPRD Kabupaten Klaten.

Peserta reses adalah para konstituen dari daerah pemilihannya, khususnya kelompok ibu-ibu, lansia, dan perempuan produktif.

Reses dilaksanakan di salah satu lokasi yang menjadi daerah pemilihan Arry Shinta Wati, tepatnya di Rumah Bapak Aris Prabowo, Mlaran, Nglinggi, Kabupaten Klaten.

 Alasan Pemilihan Isu Kesehatan Mental
Arry Shinta Wati memilih fokus pada kesehatan mental dan batiniah dengan alasan kuat bahwa pembangunan harus holistik, tidak hanya mencakup infrastruktur fisik, tetapi juga infrastruktur batiniah dan mental masyarakat.

Menurutnya, kesehatan mental dan psikologi yang baik pada masyarakat, khususnya ibu, sangat vital karena akan memengaruhi seluruh anggota keluarga. Ia menegaskan, "Saya lebih dominan ke wanita karena saya sendiri juga perempuan." Seorang ibu yang mendidik anak dengan jiwa dan psikologi yang sehat akan menciptakan keluarga yang nyaman, dan anak yang dididik juga akan tumbuh menjadi sehat dan cerdas. Pemantauan kesehatan lansia juga menjadi alasan penting lainnya.

Kegiatan reses melibatkan dialog dengan masyarakat di mana program-program yang telah berjalan disampaikan, dan keluhan serta aspirasi masyarakat didengarkan secara saksama, terutama dari ibu-ibu lansia dan produktif. Arry Shinta Wati secara aktif mendengarkan dan menegaskan komitmennya bahwa pembangunan yang digagas wakil rakyat di Klaten harus mencakup dimensi yang lebih holistik.

Perempuan lebih berani menyuarakan kebutuhan kesehatan batin dan mental mereka untuk menciptakan keluarga yang sehat secara mental.

Mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak melalui peran ibu yang berjiwa sehat. Kesehatan para lansia terpantau secara rutin melalui peningkatan pelayanan kesehatan.

Dengan fokus ini, Arry Shinta Wati berharap dapat membawa perubahan yang mendasar dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Klaten, memastikan bahwa pembangunan jiwa sama pentingnya dengan pembangunan raga (Agus STP)

Komentar Via Facebook :