Cilegon Makin Maju! Prabowo Resmikan Pabrik Lotte Chemical Senilai Rp62 Triliun

Cilegon Makin Maju! Prabowo Resmikan Pabrik Lotte Chemical Senilai Rp62 Triliun

CYBER88 | Cilegon, Banten – Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik petrokimia milik PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Kecamatan Grogol dan Citangkil  Kota Cilegon, Banten.

Pabrik tersebut merupakan bagian dari proyek besar Lotte Chemical Indonesia New Ethylene Project (LINE Project) dengan nilai investasi mencapai USD 3,9 miliar atau sekitar Rp62 triliun.. Kamis, 6 November 2025

Proyek ini menjadi salah satu investasi petrokimia terbesar di Asia Tenggara dan menandai langkah penting dalam penguatan sektor industri hilir nasional. Pabrik tersebut akan memproduksi berbagai bahan kimia dasar seperti etilena, polietilena, benzena, butadiena, toluena, dan xilena, yang menjadi bahan baku bagi berbagai industri seperti botol plastik, cat, ban, hingga alat medis.

Presiden Prabowo hadir bersama sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Turut hadir pula Gubernur Banten Andra Soni, Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Wali Kota Cilegon Robinsar, dan Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo. Dari pihak Korea Selatan, hadir Chairman Lotte Group Shin Dong-bin, CEO Lotte Chemical Indonesia Yim Dong Hee, serta Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Lee Sang-deok.

Pabrik berteknologi tinggi ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan kimia dasar, serta memperkuat rantai pasok industri nasional. Selain itu, proyek LINE juga akan membuka ribuan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Banten.

Kehadiran Lotte Chemical Indonesia menjadi simbol kerja sama erat antara Indonesia dan Korea Selatan dalam bidang investasi dan teknologi industri. Pemerintah berharap proyek ini dapat mempercepat agenda hilirisasi industri nasional serta menjadikan Indonesia semakin mandiri di sektor petrokimia.
 




 

Komentar Via Facebook :