Wanita Tewas Tertemper KA Lodaya di Jalur Rel Prambanan, Polisi Selidiki Identitas Korban

Wanita Tewas Tertemper KA Lodaya di Jalur Rel Prambanan, Polisi Selidiki Identitas Korban

CYBER88 |  KLATEN –Sebuah kecelakaan tragis terjadi di jalur rel wilayah Prambanan, Klaten, pada Selasa pagi (4/11/2025). Seorang wanita tewas seketika setelah tertemper Kereta Api (KA) Lodaya jurusan Solo–Bandung di jalur ganda aktif antara Stasiun Brambanan dan Maguwo.

Peristiwa memilukan yang terjadi bertepatan dengan hari pasaran Jawa, Selasa Kliwon ini sontak menggemparkan warga sekitar. Pihak Polsek Prambanan bersama petugas PT KAI Daop 6 Yogyakarta langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban.

Insiden terjadi sekitar pukul 07.55 WIB di KM 151+9 wilayah Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan. Berdasarkan keterangan awal dari petugas PPKA (Pengatur Perjalanan Kereta Api) Stasiun Prambanan, korban diduga berjalan di area terlarang jalur rel ketika KA Lodaya melintas dari arah Solo menuju Bandung.
Masinis tidak sempat melakukan pengereman darurat karena jarak pandang yang terlalu dekat. Benturan keras tak terhindarkan, menyebabkan korban mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sekitar pukul 08.00 WIB, tim gabungan dari Polsek Prambanan yang dipimpin Kapolsek AKP Nyoto, S.H., M.H. bersama Kanit Reskrim, Kanit Samapta, dan piket SPK tiba di lokasi untuk mengamankan area serta melaksanakan olah TKP awal.

“Kami segera melakukan dokumentasi dan pengumpulan barang bukti. Prioritas utama adalah evakuasi jenazah agar jalur kereta dapat segera kembali normal,” ujar AKP Nyoto saat dikonfirmasi.

Evakuasi korban dibantu oleh Relawan Prambanan dan petugas perkeretaapian. Jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju RS Bhayangkara Kalasan untuk keperluan visum dan identifikasi lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, korban belum diketahui identitasnya. Polisi masih melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan pihak PT KAI untuk mengumpulkan keterangan tambahan dari masinis KA Lodaya serta saksi di sekitar lokasi.

“Kami imbau masyarakat agar tidak berjalan di sepanjang jalur rel karena merupakan area steril dan berbahaya,” tambah Kapolsek Nyoto. (Agus STP)

Komentar Via Facebook :