Dukung Penuh Golok Day Festival 2025, Haji Joni Gondang : “Budaya dan Adab Harus Bersinergi”

Dukung Penuh Golok Day Festival 2025, Haji Joni Gondang : “Budaya dan Adab Harus Bersinergi”

CYBER88 | Cilegon  – Ribuan warga memadati Alun-Alun Kota Cilegon untuk menyaksikan kemeriahan Golok Day Festival 2025, festival seni pencak silat dan golok yang kembali digelar setelah beberapa tahun vakum. Ajang ini tidak hanya menampilkan atraksi memukau para pendekar dari berbagai peguron, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan budaya Cilegon yang diwariskan turun-temurun. Sabtu,15 November 2025

Tokoh masyarakat sekaligus Pembina Bandrong Kota Cilegon, Haji Joni Gondang, hadir memberikan dukungan penuh terhadap festival yang digagas Pemerintah Kota Cilegon di bawah kepemimpinan Wali Kota Robinsar Fajar.

“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan Golok Day ini. Ini bentuk nyata pelestarian budaya kita, budaya yang sudah turun-temurun menjadi jati diri warga Cilegon,” ujar Haji Joni, Sabtu (15/11).

Haji Joni menekankan bahwa festival ini bukan sekadar ajang seni atau pertunjukan beladiri, tetapi juga momentum memperkuat persatuan masyarakat dan menanamkan nilai luhur kepada generasi muda.

Sebagai Dewan Pembina Forwad dan Ketua PHRI Kota Cilegon, Haji Joni menyoroti pentingnya adab dan tata krama bagi anak-anak muda yang belajar seni beladiri.

“Pak Wali benar. Anak-anak muda harus terus meningkatkan adab. Ilmu dan adab harus berjalan berkesinambungan. Tanpa adab, ilmu itu tidak akan membawa manfaat,” tegasnya.

Generasi muda, menurut Haji Joni, harus memahami sejarah dan teknik pencak silat atau golok, sambil tetap menjunjung tinggi etika, andap asor, dan penghormatan terhadap tradisi.

Gelaran Golok Day Festival 2025 melibatkan ribuan pendekar, peguron pencak silat, seniman, dan pelaku UMKM. Atraksi jurus tradisional dan permainan golok menjadi daya tarik utama yang memukau penonton.

Haji Joni berharap acara ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga media pelestarian budaya dan penguatan karakter generasi muda.

“Semoga Golok Day ini menjadi contoh baik bahwa budaya bisa lestari, masyarakat tetap bersatu, dan anak muda tumbuh dengan adab serta hormat kepada tradisi,” katanya.

Pemerintah Kota Cilegon menargetkan festival ini menjadi ikon budaya tahunan tingkat nasional, dan rencananya Golok Day 2026 akan digelar lebih besar dengan melibatkan negara-negara sahabat.

Festival ini diharapkan menjadi sarana memperkenalkan identitas budaya Kota Cilegon sekaligus menginspirasi generasi muda untuk tetap mencintai tradisi lokal.


 

Komentar Via Facebook :