Griya Mbah Lurah Festival 2025 Berlangsung Meriah: Ajang Kreativitas, UMKM, dan Komunitas di Klaten

Griya Mbah Lurah Festival 2025 Berlangsung Meriah: Ajang Kreativitas, UMKM, dan Komunitas di Klaten

CYBER88 | KLATEN — Kawasan Griya Mbah Lurah di Pokak, Ceper, Klaten, sukses menjadi pusat keramaian dengan digelarnya Griya Mbah Lurah Festival 2025 pada 14–16 November 2025. Selama tiga hari, festival ini menghadirkan perpaduan antara kreativitas seni, pemberdayaan UMKM, hiburan, dan kegiatan komunitas yang menarik ribuan pengunjung dari Klaten, Solo, Jogja, dan daerah sekitarnya.

Griya Mbah Lurah Festival 2025 hadir sebagai festival rakyat yang mengusung konsep multiguna. Mulai dari pementasan seni, festival kuliner, kompetisi untuk pelajar, hingga kegiatan olahraga, seluruh rangkaian dirancang untuk memberikan pengalaman lengkap kepada pengunjung sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif lokal.

Festival dibuka pada Jumat (14/11) pukul 15.00 WIB melalui Opening Ceremony yang langsung disambut antusias masyarakat. Area festival kuliner dipadati pengunjung, sementara panggung hiburan mulai menampilkan pertunjukan seni dari berbagai komunitas.

Kemeriahan berlanjut pada Sabtu (15/11) dengan digelarnya Lomba Band Pelajar. Belasan grup band dari berbagai sekolah tampil memperebutkan gelar juara, menampilkan kreativitas generasi muda yang mencuri perhatian penonton.

Puncak acara berlangsung pada Minggu (16/11), dimulai sejak pukul 06.00 WIB melalui Fun Run 3K yang diikuti ratusan peserta. Setelah itu, festival kembali ramai dengan Lomba Mewarnai bagi anak-anak, festival kuliner, dan ditutup dengan live music yang berlangsung hingga pukul 22.00 WIB.

Ketua Koordinator Festival, Adi Maharadika, mengungkapkan rasa bangganya melihat antusiasme masyarakat.

“Peserta lomba menggambar datang dari Jogja, Klaten, bahkan Solo. UMKM juga sangat terbantu karena mendapat ruang untuk memperkenalkan produk mereka,” ujarnya.

Total sekitar 30 UMKM berpartisipasi dalam festival ini, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya. Menurut panitia, sebagian besar UMKM mengalami peningkatan penjualan berkat tingginya jumlah pengunjung.

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kabupaten Klaten. Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., turut hadir memberikan apresiasi langsung kepada para peserta dan pelaku UMKM.

“Festival ini adalah bukti sinergi positif antara pelaku usaha swasta dan Pemerintah Kabupaten. Acara seperti ini mampu mengangkat kreativitas anak muda sekaligus menjadi daya tarik wisata baru bagi Klaten,” ujar Bupati Hamenang.

Owner Griya Mbah Lurah, Wahyu Dermawan dan Andrina, menyampaikan bahwa festival ini merupakan persembahan untuk masyarakat Klaten.

“Kami berharap Griya Mbah Lurah menjadi ekosistem yang mendorong ekonomi kerakyatan. Antusiasme UMKM dan peserta dari berbagai kota semakin memotivasi kami menjadikannya agenda tahunan,” ujarnya.

Dengan area yang luas dan fasilitas yang memadai, lokasi Griya Mbah Lurah terbukti mampu mengakomodasi kegiatan skala besar dan ribuan pengunjung. Festival ini semakin menegaskan kawasan tersebut sebagai ikon baru bagi kegiatan seni, UMKM, dan komunitas di Kecamatan Ceper.

Perencanaan panitia yang matang, ragam acara yang menarik, serta dukungan pemerintah daerah membuat Griya Mbah Lurah Festival 2025 menjadi salah satu agenda masyarakat Klaten yang paling ditunggu. Selain menambah ruang kreativitas, festival ini memperkuat perekonomian lokal dan menghubungkan pelaku UMKM dengan pasar yang lebih luas.

Dengan kesuksesan tahun ini, masyarakat berharap festival serupa dapat terus digelar setiap tahun sebagai agenda tetap di Klaten.(Agus STP)


 

Komentar Via Facebook :