Harmoni Aspirasi dan Layanan Publik: Bupati dan Wakil Bupati Klaten Sambung Rasa dengan Warga Pandes

Harmoni Aspirasi dan Layanan Publik: Bupati dan Wakil Bupati Klaten Sambung Rasa dengan Warga Pandes

 

CYBER88 | Klaten – Program dialog interaktif “Sambung Rasa Bersama Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Klaten” menutup rangkaian kegiatannya untuk tahun 2025 di Desa Pandes, Kecamatan Wedi, Rabu, 12 November 2025. Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna Pringgodani ini menjadi momen pertemuan langsung antara jajaran eksekutif, legislatif, dan warga Klaten.

Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., Wakil Bupati H. Benny Indra Ardhianto, S.E., M.B.A., Ketua DPRD Klaten Edi Sasongko, serta Kepala Desa Pandes Heru Purnomo. Ratusan warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan OPD memenuhi lokasi, menandakan antusiasme tinggi masyarakat terhadap program ini.

“Sambung Rasa” merupakan program rutin Pemkab Klaten untuk menjaring aspirasi, kritik, dan saran dari masyarakat di 26 kecamatan. Selain sesi dialog, program ini juga menghadirkan layanan publik langsung di lokasi, mulai dari administrasi kependudukan, kesehatan, hingga perpustakaan keliling. Berbagai bantuan sosial juga diserahkan kepada warga yang membutuhkan.

Ketua DPRD Klaten, Edi Sasongko, memberikan apresiasi atas keberlangsungan program ini. Menurutnya, “Aspirasi yang disampaikan di forum ini akan kami kawal agar masuk ke kebijakan anggaran. Kesejahteraan masyarakat adalah prioritas bersama.” Ia menekankan bahwa komunikasi dua arah merupakan pilar penting demokrasi lokal.

Bupati Hamenang menyatakan rasa syukurnya atas terselenggaranya Sambung Rasa di seluruh kecamatan. “Alhamdulillah, program ini telah terlaksana di 26 kecamatan dengan respon luar biasa. Aspirasi yang paling banyak muncul terkait infrastruktur,” ujarnya. Ia menyoroti Desa Pandes sebagai contoh desa mandiri, di mana potensi ekonomi digerakkan melalui BUMDes dan koperasi meski tanpa atraksi wisata. Bupati memastikan program ini akan berlanjut pada 2026.

Wakil Bupati Benny menambahkan bahwa program ini juga menjadi momentum menyerap ide kreatif dari generasi muda dan pelaku UMKM. “Kami akan terus mendorong kemandirian ekonomi desa agar Klaten semakin maju dan sejahtera,” tegasnya.

Kepala Desa Pandes, Heru Purnomo, mengaku bangga desanya terpilih sebagai lokasi penutup. “Warga sangat antusias karena bisa langsung menyampaikan aspirasi dan mengakses layanan publik. Kami berharap masukan ini segera ditindaklanjuti,” katanya.

Program ini berlangsung dengan format dialog terbuka. Bupati mencatat dan menanggapi berbagai keluhan serta usulan warga secara langsung. Secara keseluruhan, Sambung Rasa 2025 berhasil menjaring ribuan aspirasi, terutama terkait perbaikan infrastruktur seperti jalan, saluran irigasi, dan fasilitas umum lainnya. Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas program sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.(Agus STP)

 

Komentar Via Facebook :