Pemkot Bandung Ngebut! Seluruh Perbaikan Jalan Dijanjikan Tuntas Jelang Natal, Kota Bersiap Hadapi Ledakan Wisatawan
CYBER88 | Bandung -- Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, denyut Kota Bandung mulai bergerak lebih cepat dari biasanya. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan seluruh perbaikan jalan dan infrastruktur pendukung akan tuntas sebelum malam Natal tiba, sebuah janji besar di tengah keluhan warga dan ancaman kepadatan akhir tahun.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, tampil tegas saat menyampaikan kesiapan kotanya menyambut lonjakan aktivitas masyarakat dan wisatawan. Menurutnya, infrastruktur dan keamanan publik adalah “tameng utama” untuk menghadapi gelombang massa yang hampir pasti membanjiri Bandung setiap pergantian tahun.
“Hal yang paling penting, tanggal 15 Desember semua pekerjaan galian jalan sudah selesai. Masyarakat memang mengeluhkan, benar itu. Tapi segmennya tidak semuanya. Ada beberapa ruas yang baru selesai karena persoalan administrasi. Sekarang kita kebut,” tegas Farhan di Bandung, Rabu, dengan nada optimistis namun waspada.
Tidak berhenti di sana, Farhan memastikan setiap ruas yang baru diperbaiki akan segera diberi marka jalan demi menjamin keselamatan dan kenyamanan pengendara. Ia menyebut pengecatan trotoar dan perbaikan marka akan dilakukan serentak oleh seluruh kecamatan dan kelurahan, bahkan melibatkan partisipasi warga.
“Ini bagian dari mempercantik kota sekaligus menambah visibilitas untuk keselamatan. Semua wilayah akan terlibat,” ujarnya.
Strategi Antipadat: Konsentrasi Massa Akan Dipecah
Di titik-titik yang menjadi magnet wisata Dago, Setiabudi, Cihampelas, dan Pasteur—Pemkot Bandung menyiapkan langkah strategis untuk menghindari “titik beku” kepadatan. Farhan mengatakan pihaknya akan mendorong arus keramaian ke wilayah timur, sebuah pendekatan baru yang sebelumnya jarang dilakukan.
“Kiara Artha Park akan kita dorong menggelar acara menarik. Gedebage juga, terutama pengelolaan parkir dan traffic di Masjid Raya Al Jabbar,” ungkap Farhan.
Parkir Liar Dibidik, Konsep Kawasan Parkir Terpadu Dilirik
Persoalan klasik akhir tahun, yakni parkir liar, juga tidak luput dari perhatian. Pemkot Bandung menyiapkan opsi kerja sama dengan masyarakat hingga melibatkan investor untuk membangun kawasan parkir terpadu.
“Konsepnya, wisatawan parkir mobil di satu kawasan yang lengkap dengan kuliner dan belanja, lalu shuttle disediakan jika ingin ke titik lain,” kata Farhan, menggambarkan sebuah sistem yang lebih tertib dan ramah wisatawan.
Dengan berbagai langkah yang sedang dikebut, Bandung bersiap menghadapi momen puncak akhir tahun saat jutaan pasang mata tertuju padanya, dan saat kota ini harus membuktikan bahwa modernitas, kerapian, dan kenyamanan bukan sekadar wacana.


Komentar Via Facebook :