Arus Penyeberangan Nataru H+8 Menurun, Kumulatif Penumpang Masih Meningkat

Arus Penyeberangan Nataru H+8 Menurun, Kumulatif Penumpang Masih Meningkat

CYBER88 | Jakarta – Pergerakan penumpang dan kendaraan pada arus penyeberangan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 pada H+8 menunjukkan tren penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, secara kumulatif jumlah penumpang masih mengalami peningkatan.

Berdasarkan data Posko Merak yang meliputi Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara, selama 24 jam pada Kamis, 2 Januari 2026, tercatat sebanyak 117 trip kapal beroperasi melayani penyeberangan dari Jawa ke Sumatera. Jumlah penumpang yang menyeberang mencapai 30.302 orang atau turun 10,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan juga terjadi pada sebagian besar golongan kendaraan. Kendaraan roda dua tercatat 474 unit atau turun 52,7 persen, sedangkan kendaraan roda empat mencapai 4.024 unit atau turun 4,6 persen. Jumlah truk yang menyeberang tercatat 955 unit atau turun 46,5 persen, sementara bus mencapai 338 unit atau turun 4 persen. Secara total, kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H+8 mencapai 5.791 unit atau turun 21,3 persen dibandingkan tahun lalu.

Namun demikian, secara kumulatif sejak H-10 hingga H+8, total penumpang dari Jawa ke Sumatera tercatat 688.455 orang atau naik 3,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara total kendaraan kumulatif tercatat 150.736 unit atau turun 6,4 persen.

Sementara itu, arus penyeberangan dari Sumatera ke Jawa juga mengalami penurunan harian. Berdasarkan data Posko Bakauheni yang mencakup Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu, tercatat 102 trip kapal beroperasi pada H+8. Jumlah penumpang mencapai 30.617 orang atau turun 1,2 persen dibandingkan tahun lalu.

Untuk kendaraan, roda dua tercatat 1.498 unit atau turun 25,7 persen, sedangkan kendaraan roda empat mencapai 3.171 unit atau turun 4,8 persen. Berbeda dengan golongan lainnya, jumlah truk justru meningkat menjadi 2.463 unit atau naik 9,2 persen, serta bus mencapai 288 unit atau naik 6,7 persen. Total kendaraan dari Sumatera ke Jawa pada H+8 tercatat 7.420 unit atau turun 5,7 persen dibandingkan tahun lalu.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga H+8, total penumpang dari Sumatera ke Jawa tercatat 607.767 orang atau naik 0,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun total kendaraan kumulatif mencapai 151.367 unit atau meningkat 3,4 persen.

Penurunan arus harian ini mengindikasikan mulai melandainya pergerakan pemudik pascalibur panjang, meskipun aktivitas penyeberangan secara keseluruhan masih terpantau tinggi selama periode Angkutan Nataru 2025/2026.

 

Komentar Via Facebook :