MAN 2 Cilegon Kunjungi BBPVP Serang Dorong Alternatif Masa Depan Lulusan Non Kuliah

MAN 2 Cilegon Kunjungi BBPVP Serang Dorong Alternatif Masa Depan Lulusan Non Kuliah

CYBER88 | Serang – Sebanyak 206 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Cilegon didampingi para guru, Ketua Komite, serta Sekretaris Komite, mengikuti kegiatan kunjungan edukatif ke Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang) pada Selasa, 27 Januari 2026.

Kegiatan kunjungan diawali pada pagi ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam memberikan wawasan dan pilihan masa depan bagi siswa setelah lulus sekolah. Dengan mengunjungi Politeknik Industri Petrokimia Banten (PIPB) Anyer, Kabupaten Serang. Di lokasi tersebut, para siswa mendapatkan sosialisasi mengenai sistem pendidikan vokasi, program studi yang tersedia, proses seleksi mahasiswa, serta peluang kerja lulusan yang dipersiapkan untuk langsung terserap di dunia industri, khususnya di kawasan industri Kota Cilegon dan sekitarnya.

Pihak PIPB Anyer juga menjelaskan bahwa pendidikan vokasi yang mereka selenggarakan dirancang sesuai kebutuhan industri, sehingga lulusan memiliki kompetensi teknis yang siap pakai. Kunjungan ini memberikan gambaran nyata kepada siswa tentang jalur pendidikan tinggi vokasi sebagai salah satu pilihan setelah lulus dari MAN 2 Cilegon.

Setelah menyelesaikan kunjungan di PIPB Anyer, rombongan melanjutkan agenda ke BBPVP Serang, Unit Pelaksana Teknis di bawah Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Kunjungan ke BBPVP Serang difokuskan pada pengenalan pelatihan vokasi sebagai alternatif masa depan bagi siswa yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Kepala MAN 2 Cilegon, Mamad, menyampaikan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang untuk membuka wawasan siswa sejak dini agar tidak terpaku pada satu jalur pilihan saja.

“Tidak semua anak bisa atau harus kuliah. Faktor ekonomi, kondisi keluarga, dan perencanaan hidup menjadi pertimbangan. Karena itu, kami ingin memperkenalkan jalur vokasi dan pelatihan keterampilan sebagai solusi nyata agar anak-anak tetap memiliki keahlian yang dibutuhkan dunia usaha dan industri,” ujar Mamad.

Ia menambahkan bahwa BBPVP Serang memiliki peran strategis dalam menjembatani lulusan sekolah dengan kebutuhan industri melalui pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi.

BBPVP Serang sendiri menyediakan berbagai program pelatihan vokasi berbasis kompetensi, sertifikasi profesi, serta layanan konsultansi produktivitas. Salah satu program unggulannya adalah Tailor Made Training, yaitu pelatihan yang dirancang khusus sesuai permintaan dan kebutuhan industri, termasuk pelatihan menjahit, teknik, listrik, komputer, serta keterampilan produktif lainnya.

Perwakilan BBPVP Serang, Auta Rohman, selaku super di jaring pelatihan vokasi dan produktivitas menyambut baik kunjungan MAN 2 Cilegon dan menyampaikan bahwa BBPVP Serang terbuka untuk menjalin kerja sama dengan satuan pendidikan.

“Kami menyiapkan pelatihan sesuai minat peserta dan kebutuhan industri. Harapannya, peserta tidak hanya siap bekerja di dalam negeri, tetapi juga memiliki kesempatan bekerja di luar negeri,” jelasnya.

Auta Rohman juga mengungkapkan bahwa dalam dua tahun terakhir, BBPVP Serang secara rutin mengirimkan peserta kerja ke luar negeri, seperti Korea Selatan dan Taiwan, melalui program persiapan kerja yang mencakup pelatihan teknis, sertifikasi kompetensi, serta pembekalan bahasa asing.

Selain itu, BBPVP Serang juga aktif menjadi pusat pelatihan dan pembinaan untuk berbagai kompetisi keterampilan serta menyiapkan tenaga kerja di bidang teknik dan teknologi yang dibutuhkan industri.

Kegiatan kunjungan ini mendapat dukungan penuh dari Komite MAN 2 Cilegon. Sekretaris Komite MAN 2 Cilegon, Rachmattulah AS, menilai kegiatan ini sangat penting sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap masa depan lulusan.

“Kunjungan ini memberikan gambaran nyata kepada siswa dan orang tua bahwa masa depan tidak hanya melalui jalur kuliah, tetapi juga melalui jalur vokasi dan pelatihan keterampilan. Dunia industri sangat membutuhkan tenaga terampil. Kami berharap lulusan MAN 2 Cilegon yang tidak melanjutkan kuliah dapat memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan di BBPVP Serang sebagai bekal memasuki dunia kerja,” ungkapnya.

Sebagai informasi, setiap tahun MAN 2 Cilegon meluluskan siswa, dengan sekitar 95 persen lulusan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi negeri. Namun demikian, bagi lulusan yang tidak melanjutkan pendidikan, pelatihan vokasi di BBPVP Serang diharapkan dapat menjadi solusi untuk memperoleh keahlian, sertifikat, dan pengalaman awal sebelum memasuki dunia kerja.

Melalui kunjungan ini, para siswa tidak hanya melihat langsung fasilitas pelatihan, tetapi juga berdialog dengan instruktur dan pengelola BBPVP Serang. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan diri, keberanian, serta kesiapan siswa dalam menentukan pilihan masa depan setelah lulus dari MAN 2 Cilegon.

Komentar Via Facebook :