Milad ke-12 Padepokan Singa Depok, Tokoh Silat Cilegon Serukan Persatuan dan Pelestarian Budaya
CYBER88 | Cilegon – Suasana penuh kebersamaan mewarnai peringatan Milad ke-12 Padepokan Singa Depok yang digelar di Lingkungan Karang asem Kelurahan Karang asem kecamatan Cilegon, Kota Cilegon. Acara ini dihadiri berbagai tokoh perguruan silat serta organisasi pelestari budaya yang ada di wilayah Cilegon dan sekitarnya.
Sekretaris Umum PPSI Kota Cilegon, Kang Rahmatullah AS, dalam sambutannya menekankan pentingnya persatuan antarperguruan silat di tengah semakin banyaknya aliran dan padepokan yang berkembang di Kota Cilegon.
“Kita harus siap bersatu menjadi satu untuk menjaga, melestarikan, dan mengembangkan budaya yang kita cintai ini. Jangan pernah surut semangat juang kita,” ujarnya.
Ucapan selamat juga datang dari Tuhi, perwakilan Padepokan Ciung wanara Anyar, yang menyampaikan apresiasi kepada Ketua Padepokan Singa Depok, Kang Yaya Rohaya, atas dedikasinya mendidik generasi muda dalam seni bela diri tradisional.
Sementara itu, Ahmad Najib, Ketua DPC Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu (PSIB) Kota Cilegon, menyampaikan harapan agar seluruh padepokan silat di Cilegon dapat bersatu untuk memajukan seni budaya daerah.
“Silat bukan hanya bela diri, tetapi juga bentuk bela keluarga, bela agama, dan bela negara. Ini juga bisa menjadi seni prestasi yang mengharumkan Kota Cilegon,” katanya.
Tokoh lainnya, Habibullah, Ketua DPC PPSI Kecamatan Cibeber sekaligus pengasuh Padepokan Cakra Dharma, turut memberikan ucapan selamat dan berharap kedewasaan organisasi semakin berkembang seiring bertambahnya usia padepokan.
Hal senada disampaikan oleh Rohani, Ketua DPC PPSI Kecamatan Cilegon sekaligus Ketua Padepokan Macan Kumbang, yang mengajak pemerintah untuk lebih merangkul seni budaya lokal agar tidak kalah oleh pengaruh budaya asing.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Padepokan Singa Depok, Kang Yaya Rohaya, mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Ia juga menegaskan bahwa perjuangan melestarikan seni budaya harus terus dilanjutkan meski menghadapi banyak tantangan.
“Jangan takut rintangan. Selagi kita masih bisa bernapas, kita harus terus berdiri meneruskan perjuangan para pendahulu,” tegasnya.
Milad ke-12 ini menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan antarperguruan silat serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya pencak silat sebagai kearifan lokal Kota Cilegon.


Komentar Via Facebook :