Progres Jembatan Gantung Garuda di Bayat Tembus 52,65 Persen, Melebihi Target Awal
CYBER88 | Klaten – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang membentang di atas Sungai Gamping, Dusun Santren, Desa Dukuh, Kecamatan Bayat, terus menunjukkan perkembangan menggembirakan. Hingga Jumat (20/02/2026), capaian fisik proyek kolaborasi antara Kodim 0723/Klaten dan Denzibang 4/IV Surakarta telah menyentuh angka 52,65 persen, melampaui target rencana 52,26 persen.
Danramil 18 Bayat Kodim 0723/Klaten, Kapten Inf Deni, menjelaskan bahwa jembatan sepanjang 22 meter tersebut akan menjadi jalur penghubung strategis antara RT 02 RW 08 dan RT 03 RW 09 di Dusun Santren. Infrastruktur ini diharapkan mempermudah aktivitas sekitar 1.700 warga atau 260 kepala keluarga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses saat menyeberangi sungai selebar 15 meter.
Sejumlah pekerjaan utama telah menunjukkan progres signifikan. Pemasangan bowplank telah rampung 100 persen, sementara pekerjaan galian fondasi mencapai 95 persen. Ketersediaan material seperti semen, pasir beton, batu pecah, serta besi beton ulir untuk fondasi footplat dan dudukan pylon juga telah terpenuhi sepenuhnya. Untuk struktur penguat atau kait angin, kebutuhan pasir beton telah 100 persen, sedangkan besi beton ulir mencapai 75 persen.
Di lapangan, pekerjaan berlangsung aman dan kondusif meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca. Curah hujan yang cukup tinggi pada siang hingga sore hari menuntut pengaturan waktu kerja yang lebih efektif guna menjaga mutu konstruksi.
Dengan deviasi positif sebesar 0,40 persen dari rencana awal, personel gabungan TNI, Denzibang, Pemerintah Desa Dukuh, serta partisipasi aktif masyarakat terus bersinergi demi memastikan proyek ini selesai sesuai jadwal.
Kapten Inf Deni menegaskan, semangat gotong royong menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan di tengah kendala alam. Jembatan Gantung Garuda dirancang tetap aman saat debit Sungai Gamping meningkat, mengingat ketinggian air saat banjir di lokasi tersebut dapat mencapai hingga tiga meter.


Komentar Via Facebook :