Pembukaan Pelatihan Tata Rias, RESSES 2026 DPRD Kota Bandung Hadirkan Program Pemberdayaan Perempuan

Pembukaan Pelatihan Tata Rias, RESSES 2026 DPRD Kota Bandung Hadirkan Program Pemberdayaan Perempuan

Cyber88 |•| Bandung – Anggota DPRD Kota Bandung dari Komisi IV, H. Soni Daniswara, S.E., membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Tata Rias dalam rangka program Pokok Pikiran (Pokir) dan Reses Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada 24 Februari hingga 5 Maret 2026, bertempat di Posko Bani, Jalan Peta Sukamulya RT 06 RW 09, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung.

Pelatihan ini merupakan bagian dari agenda Reses 2026 DPRD Kota Bandung yang menyasar Daerah Pemilihan (Dapil) 5 meliputi Bojongloa Kaler, Astana Anyar, dan Regol. Program tersebut menjadi wujud nyata komitmen DPRD dalam menjawab aspirasi masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan perempuan dan peningkatan keterampilan ekonomi produktif.

Kegiatan ini terselenggara melalui sinergi antara DPRD Kota Bandung, Pemerintah Kota Bandung, serta mitra pelatihan NEW BIMMA Cabang Kota Bandung. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan program yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, H. Soni Daniswara menegaskan bahwa reses tidak hanya menjadi forum penyerapan aspirasi, tetapi juga momentum menghadirkan program konkret yang bisa dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Pelatihan tata rias ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari komitmen kami untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan. Keterampilan ini bisa menjadi bekal untuk bekerja maupun membuka usaha mandiri,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan vokasional di bidang tata rias, mulai dari teknik dasar hingga praktik langsung. Diharapkan, kemampuan tersebut dapat berkembang menjadi peluang usaha yang berkelanjutan dan membantu meningkatkan pendapatan keluarga.

Secara substansi, kegiatan Pokir/Reses ini memiliki beberapa tujuan strategis, antara lain memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat, mendorong kemandirian ekonomi perempuan, merespons kebutuhan warga akan program pemberdayaan yang nyata, serta memperkuat peran DPRD dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi daerah.

Selain itu, program ini juga menjadi contoh sinergi antara lembaga legislatif, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat yang terarah dan berkesinambungan.

Dengan adanya pelatihan tata rias ini, diharapkan semakin banyak perempuan di wilayah Bojongloa Kaler dan sekitarnya yang mampu meningkatkan kapasitas diri, berdaya secara ekonomi, serta turut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi lokal Kota Bandung.

Komentar Via Facebook :