Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Gelar Pelatihan Kader PATBM di Sidomulyo

Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Gelar Pelatihan Kader PATBM di Sidomulyo

CYBER88 I Lamsel -- Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Kabupaten Lampung Selatan menggelar Kegiatan Pelatihan Kader PATBM bertempat diruang pertemuan Kantor Kecamatan Sidomulyo.

Kegiatan dibuka Kadis Pemberdayaan Perempuan & Anak Kabupaten Lampung Selatan, Jum'at (03/06/2022).

Dikatakan, PATBM adalah sebuah gerakan kelompok warga pada tingkat masyarakat.

“Mereka bekerja secara terkoordinasi untuk mencapai tujuan perlindungan anak dan menumbuhkan inisiatif masyarakat sebagai ujung tombak untuk melakukan upaya pencegahan dengan kesadaran masyarakat agar terjadi perubahan pemahaman, sikap dan perilaku yang memberikan perlindungan kepada anak,” ungkapnya.

Kekerasan terhadap anak telah memberikan dampak negatif dan luas, tidak hanya terhadap korban tetapi juga berpengaruh terhadap proses tumbuh kembang anak dalam kehidupan sehari-hari, mengingat kekerasan terhadap perempuan dan anak seringkali terjadi di lingkungan rumah tangga, lingkungan publik atau di suatu komunitas.

“Harapan saya agar kader Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat memiliki loyalitas, integritas dan komitmen yang tinggi dalam memberikan layanan terhadap perempuan dan anak yang mengalami kekerasan fisik maupun psikis, kekerasan seksual dan lainnya,” ungkapnya.

Ditambahkannya, dengan adanya pelatihan bagi kader akan dapat optimal dalam memberikan pelayanan penanganan masalah anak dan perempuan yang terjadi sehingga masyarakat bisa hidup aman, sejahtera dan damai bagi seluruh lapisan masyarakat Lamsel.

“Untuk itu, saya berpesan kepada seluruh peserta pelatihan Kader Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat, kiranya diikuti dengan serius.

Kedepan akan menghasilkan kader yang handal dan professional, penuh pengabdian dalam melaksanakan tugasnya, serta mengedepankan tugas kemanusiaan, ketimbang menuntut keuntungan pribadi yang sifatnya berlebihan,” tutupnya.

Kebanyakan warga tidak tau saat terjadi kekerasan mau lapor kemana? kepada siapa?

Inilah salah satu program Dinas PPPA,kita latih Kader -Kader PATBM dari unsurnya perangkat Desa,Tomas, Tokoh Agama,Tokoh Pemuda,TNI ,Polri, Kesehatan, PKK, disitulah kader mengkaborasi, kita latih agar tau saat di masyarakat bisa berbuat apa,jangan sampai sudah kita bentuk tapi tidak kita latih.

Inilah gunanya kita latih ketika ada kekerasan di Desanya, dilingkungannya kader bisa berkoordinasi dengan perangkat setempat," tuturnya.

Kabid Perlindungan Hak Perempuan dan Anak Sapta Ningsih,SE.MM secara singkat menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan kader PATBM  bertujuan agar para kader memahami tupoksi nya dalam melaksanaan tugas disaat berada dilingkungannya. 

"intinya para kader PATBM berperan untuk mencegah serta mena ggapi,mereson cepat suatu kasus kekerasan yang terjadi terhadap anak," demikianSapta. 

Hadir dalam Pelatihan PATBM, Camat Sidomulyo,Erman Suheri, beserta Sekcam, Ruris Ardani,S.Pd.Kadis Pembedayaan Perempuan & Perlindungan Anak,Anasrullah,S.Sos,MM,Kabid Perlindungan Hak Perempuan & Anak,Sapta Ningsih, SE.MM,Kabid data & informasi, Devi Arminanto,Skm,MM,fasilitator, PATBM Prov,Toni Fiser dan peserta palatihan  PATBM dari 16 Desa. (Andy)

Komentar Via Facebook :