Wisatawan Meninggal Usai Jatuh dari Banana Boat di Pantai Villa Siyoni Cinangka

Wisatawan Meninggal Usai Jatuh dari Banana Boat di Pantai Villa Siyoni Cinangka

CYBER88SERANG – Kecelakaan laut terjadi di kawasan wisata Pantai Villa Siyoni, Kampung Sirih, Desa Kamasan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Minggu (16/8/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan seorang wisatawan meninggal dunia setelah jatuh dari banana boat.

Korban diketahui bernama Agus Setiyawan (51), warga kawasan Kebayoran Lama Selatan, Jakarta. Korban disebut bekerja sebagai anggota TNI.

Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu korban bersama empat orang rekannya menyewa banana boat untuk menikmati wahana wisata di perairan Pantai Villa Siyoni.

Sebelum wahana dijalankan, rombongan meminta agar mereka dijatuhkan di bagian pinggir pantai. Banana boat kemudian membawa kelima penumpang dan menurunkan mereka di perairan yang berjarak sekitar 25 meter dari bibir pantai.

Saat para penumpang jatuh ke air, pemandu banana boat menyadari korban dalam kondisi tidak sadarkan diri. Tim banana boat bersama rekan-rekan korban kemudian segera melakukan evakuasi ke tepi pantai.

Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Cinangka untuk mendapatkan penanganan. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Dalam laporan tersebut disebutkan korban memiliki riwayat hipertensi. Jenazah korban kemudian masih berada di Puskesmas Cinangka sambil menunggu proses administrasi dan surat kematian yang diperlukan pihak keluarga.

Selanjutnya, korban diserahkan kepada Satpolairud Anyer Polda Banten untuk penanganan lebih lanjut dan dilakukan visum di RSUD Panggung Rawi, Kota Cilegon. Proses evakuasi jenazah menggunakan ambulans Desa Sindanglaya, Kecamatan Cinangka.

Kapolsek Cinangka AKP Romizal, S.H., M.H. bersama personel Bhabinkamtibmas turut melakukan penanganan dan pelaporan terkait peristiwa tersebut.

Kepolisian masih melakukan penanganan lebih lanjut untuk memastikan rangkaian kejadian kecelakaan laut tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengelola maupun wisatawan agar aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam penggunaan wahana wisata air, terutama saat aktivitas dilakukan di kawasan pantai.

Komentar Via Facebook :