Airlangga Hartarto Buka Pelatihan Vokasi Nasional 2026 di Banten, BBPVP Serang Targetkan 4.800 Peserta

Airlangga Hartarto Buka Pelatihan Vokasi Nasional 2026 di Banten, BBPVP Serang Targetkan 4.800 Peserta

 

CYBER88 | SERANG – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membuka Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional 2026 di Provinsi Banten, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Jalan Raya Pandeglang, Karundang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten.

Airlangga hadir bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Gubernur Banten Andra Soni, serta para bupati dan wali kota se-Banten.

Usai membuka kegiatan, Airlangga bersama rombongan meninjau sejumlah program pelatihan yang sedang berlangsung di BBPVP Serang. Ia melihat langsung proses pembelajaran sekaligus keterampilan yang diberikan kepada para peserta.

Airlangga mengatakan, program pelatihan vokasi menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan kompetensi tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Menurutnya, konsep link and match antara lembaga pelatihan dan industri menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut.

“Program ini mengedepankan konsep link and match, sehingga pelatihan yang diselenggarakan memiliki keterkaitan erat dengan dunia usaha dan industri. Dengan demikian, lulusannya diharapkan dapat langsung memenuhi tuntutan dan kebutuhan pasar kerja,” ujar Airlangga.

Secara nasional, Pelatihan Vokasi Nasional 2026 ditargetkan menjangkau sekitar 70 ribu peserta. Pelaksanaannya dilakukan melalui berbagai unit pelaksana teknis balai pelatihan vokasi dan produktivitas serta satuan pelayanan Kementerian Ketenagakerjaan di sejumlah daerah.

BBPVP Serang Targetkan 4.800 Peserta

Di Provinsi Banten, BBPVP Serang menjadi salah satu pusat pelaksanaan pelatihan vokasi tersebut. Beragam bidang pelatihan disiapkan untuk menjawab kebutuhan industri, mulai dari teknik las, teknik listrik, manufaktur, teknologi informasi dan komunikasi (TIK), hingga garmen.

Pelatihan juga mencakup keterampilan yang dibutuhkan dunia industri, seperti pengoperasian mesin CNC, instalasi listrik, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), pengelasan, hingga aplikasi perkantoran.

Sepanjang 2026, BBPVP Serang menargetkan sebanyak 4.800 orang mengikuti pelatihan. Sekitar 2.700 peserta akan mengikuti pelatihan secara langsung di BBPVP Serang, sementara peserta lainnya dialokasikan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) yang berada di bawah pemerintah daerah.

Untuk mendukung peserta, pemerintah juga menyediakan sejumlah fasilitas. Di antaranya pelatihan gratis, makan siang, bantuan transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan, serta sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Melalui program ini, pemerintah berharap kualitas sumber daya manusia di daerah semakin meningkat dan peluang penyerapan tenaga kerja terampil juga semakin besar.

Khusus di Banten, BBPVP Serang diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak peningkatan kualitas tenaga kerja sekaligus memperkuat keterhubungan antara lembaga pelatihan, dunia pendidikan, dan dunia industri.

( Ferry Yuniar)

Komentar Via Facebook :