Pembangunan Yayasan di Kadubeurem Diprotes, KH Embay Minta Dihentikan
CYBER88 | SERANG – Rencana pembangunan kawasan Yayasan Cinta Diri Sejati di Desa Kadubeurem, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, menuai protes masyarakat dan tokoh daerah.
Tokoh pendiri Provinsi Banten, KH Embay Mulya Syarief, meminta aktivitas pembangunan di sekitar Sungai Cikalumpang dihentikan sementara. Ia menilai perubahan alur sungai dan penebangan pohon di sekitar bantaran berpotensi mengganggu lingkungan serta meningkatkan risiko banjir.
“Di hilir itu ada sekitar 1.000 hektare sawah yang mengandalkan aliran sungai ini. Airnya juga mengalir ke Rawa Danau lalu dipompa ke Cilegon untuk kawasan industri. Jadi kalau sungai ini dirusak, dampaknya luar biasa,” kata Embay.
Embay menegaskan dirinya tidak menolak investasi, tetapi meminta seluruh kegiatan pembangunan memenuhi aturan dan perizinan yang berlaku.
“Kami tidak menolak investasi. Yang saya tolak adalah jika melanggar aturan. Selesaikan dulu izin-izinnya,” tegasnya.
Sementara itu, Juru Bicara Yayasan Cinta Diri Sejati, Eko Budianto, membantah pihaknya sengaja membelokkan aliran sungai. Menurutnya, pekerjaan tersebut awalnya untuk membuat struktur penahan guna mengurangi tekanan debit air terhadap tanggul irigasi.
Eko mengakui perizinan teknis belum sepenuhnya selesai. Menyikapi protes warga, pihak yayasan memutuskan menghentikan sementara pengerjaan fisik hingga hasil evaluasi dan kajian lebih lanjut.
Jika nantinya proyek dibatalkan secara permanen, pihak yayasan menyatakan siap mengembalikan area yang telah dikerjakan ke kondisi semula.
(Ferry Yuniar)


Komentar Via Facebook :