Verifikasi Bantuan Becak Listrik Presiden, Sejumlah Pengayuh Becak di Cilegon Mulai Didata
CYBER88 | CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon mulai melakukan pendataan dan verifikasi calon penerima bantuan becak listrik yang merupakan bagian dari program bantuan Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut ditujukan bagi para pengayuh becak, khususnya yang telah berusia 55 tahun ke atas.
Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ichwan, S.IP., M.IP., mengatakan proses verifikasi masih berlangsung untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran.
“Bantuan dari Bapak Presiden berupa becak listrik ini diperuntukkan bagi para pembecak yang usianya di atas 55 tahun. Saat ini kita masih dalam proses pendataan dan verifikasi,” ujar Rizki
, pendataan dilakukan untuk mengetahui jumlah penerima yang memenuhi kriteria sekaligus memastikan bantuan dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Untuk Kota Cilegon, penerimanya akan disesuaikan dengan hasil pendataan di lapangan. Harapannya, program bantuan dari Bapak Presiden ini dapat berjalan lancar dan tepat sasaran kepada penerima manfaat,” katanya.
itu, Sekretaris Kelurahan Masigit, Kecamatan Purwakarta, Ifal, menyampaikan bahwa di wilayahnya terdapat sekitar 10 pengayuh becak yang sementara masuk dalam pendataan calon penerima bantuan.
“Alhamdulillah ada program dari Bapak Presiden Prabowo terkait bantuan becak listrik gratis. Kebetulan di wilayah Kelurahan Masigit, sementara yang kami data kurang lebih ada 10 orang,” ujar Ifal.
mengatakan, calon penerima di wilayah Masigit telah menjalani proses survei dan verifikasi. Tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum bantuan disalurkan kepada penerima yang memenuhi persyaratan.
“Alhamdulillah tadi sudah dilakukan survei dan verifikasi. Selanjutnya nanti akan ada penataan terkait pengoperasian becak listrik,” katanya.
berharap bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan ekonomi para pengayuh becak. Ia juga mengingatkan agar becak listrik yang diterima tidak diperjualbelikan.
“Harapan saya ketika warga mendapatkan becak listrik, jangan sampai dijual. Karena bantuan ini diberikan untuk menunjang kegiatan usaha bapak-bapak yang membawa becak tersebut,” tegasnya.
Menurut Ifal, program tersebut dinilai relevan dengan kondisi para pengayuh becak yang sebagian besar sudah berusia lanjut. Keberadaan becak listrik diharapkan dapat membantu mengurangi beban fisik saat menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Becak saat ini sudah hampir punah. Di sisi lain, kebanyakan yang membawa becak adalah orang yang sudah lanjut usia. Ketika usia semakin lanjut, tenaga juga berkurang. Makanya dengan adanya becak listrik ini sangat membantu,” jelasnya.
menambahkan, proses verifikasi di wilayahnya telah mencapai sekitar 94 persen. Pihak kelurahan juga berharap ke depan terdapat pendataan lanjutan terhadap pengayuh becak lainnya yang belum masuk dalam program.
berharap bantuan tersebut tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga mampu membantu mempertahankan mata pencaharian para pengayuh becak sekaligus memberikan kemudahan bagi mereka dalam bekerja.
Salah seorang pengayuh becak, yang turut mengikuti proses pendataan, menyambut baik rencana bantuan tersebut. Ia berharap program itu segera terealisasi agar para pengayuh becak dapat bekerja dengan lebih ringan tanpa terus mengeluhkan sakit pinggang.
“Semoga becak listrik ini cepat terealisasi, Pak. Kami sangat berharap bisa bekerja tanpa sering mengeluhkan sakit pinggang lagi. Terima kasih kepada Pak Dewan yang sudah hadir dan memperhatikan kami,” ujarnya.
“Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para pengayuh becak yang sudah lanjut usia,” pungkasnya.


Komentar Via Facebook :