Warga Batukuning Resah, PUSTU Nyaris Dibakar! Polisi Diminta Usut Tuntas Dugaan Pembakaran Aset Negara

Warga Batukuning Resah, PUSTU Nyaris Dibakar! Polisi Diminta Usut Tuntas Dugaan Pembakaran Aset Negara

CYBER88 | OKU, SUMSEL — Warga Kelurahan Batukuning, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, dibuat resah oleh dugaan aksi pembakaran di bangunan Puskesmas Pembantu (PUSTU) pada Jumat malam (9/10/2026). Peristiwa tersebut menambah kekhawatiran masyarakat setelah sebelumnya ruang belajar SMP Negeri 21 OKU dilalap api hingga menghanguskan seluruh isi ruangan dan peralatan belajar.

Kali ini, bangunan PUSTU yang hanya berjarak beberapa meter dari lokasi kebakaran sebelumnya nyaris mengalami nasib serupa. Beruntung, warga sekitar segera mengetahui munculnya api dan berhasil memadamkannya sebelum menjalar lebih luas ke bagian bangunan lainnya.

Iwan (40), warga Kelurahan Batukuning, mengatakan peristiwa itu diketahui sekitar pukul 21.00 WIB. Saat melihat api mulai membesar dari dalam ruangan PUSTU, ia bersama warga lainnya langsung berupaya memadamkan api.

“Tadinya kami melihat ada api di dalam ruangan PUSTU (Pos Kesehatan Kelurahan) tersebut, lalu langsung kami padamkan,” ujar Iwan.

Ia menduga kebakaran tersebut bukan terjadi secara tidak sengaja. Menurutnya, api membakar tumpukan kertas dan kayu kering yang diduga sengaja diletakkan di dalam ruangan sebelum dibakar.

“Sepertinya memang disengaja oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Ada tumpukan kertas dan kayu kering di dalam ruangan yang terbakar. Kejadian ini sudah saya laporkan kepada anggota Polsek Baturaja Barat, dan petugas langsung turun ke lokasi,” ungkapnya.

Dugaan tersebut turut disampaikan Helbeni, warga yang juga tinggal tidak jauh dari bangunan PUSTU tersebut.

Warga Minta Polisi Bertindak Tegas

Peristiwa ini memicu keresahan dan kemarahan warga. Mereka mempertanyakan motif di balik kejadian tersebut, terlebih objek yang nyaris terbakar merupakan bangunan milik pemerintah yang menjadi bagian dari aset negara dan berkaitan dengan pelayanan masyarakat.

Warga menilai, apabila dugaan pembakaran ini tidak segera diusut, bukan tidak mungkin kejadian serupa kembali terulang dan mengancam fasilitas umum lainnya.

“Kami menjadi waswas dengan kejadian ini. Bangunan milik pemerintah yang merupakan aset negara saja bisa menjadi sasaran pembakaran. Kami berharap pihak kepolisian menangani kasus ini dengan serius, mengungkap apa yang sebenarnya terjadi, dan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat,” tegas seorang warga.

Masyarakat menekankan bahwa persoalan ini bukan semata-mata tentang kerusakan bangunan, melainkan juga menyangkut keamanan lingkungan, perlindungan aset negara, serta ketenangan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Polres OKU Janji Koordinasi dengan Polsek Baturaja Barat

Terpisah, saat dikonfirmasi pada Sabtu (10/10/2026), KBO Polres OKU, AKP Ujang Abdul Azis, menyampaikan apresiasi atas informasi yang diberikan dan menyatakan akan berkoordinasi dengan jajaran Polsek Baturaja Barat untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.

“Terima kasih atas informasinya. Nanti saya akan menghubungi Polsek Baturaja Barat karena kejadian tersebut sesuai dengan wilayah yurisdiksinya, untuk melakukan investigasi lebih mendalam,” kata AKP Ujang.

Ia menegaskan, pihak kepolisian tidak akan mengabaikan persoalan yang menyangkut keamanan masyarakat dan dugaan pembakaran fasilitas milik pemerintah.

“Bangunan tersebut merupakan milik dan aset negara. Tentu kami selaku pihak kepolisian, dalam hal ini Polres OKU, tidak akan diam saja. Kami akan melakukan langkah-langkah komprehensif atas kejadian tersebut. Polres OKU akan berbuat yang terbaik untuk masyarakat,” tegasnya.

Jangan Tunggu Korban dan Kerugian Lebih Besar

Warga Kelurahan Batukuning berharap peristiwa ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Dugaan pembakaran PUSTU, terlebih setelah kebakaran yang melanda ruang belajar SMP Negeri 21 OKU, perlu ditindaklanjuti melalui penyelidikan yang menyeluruh untuk memastikan penyebab kejadian dan mengungkap pihak yang bertanggung jawab.

Masyarakat juga berharap pengamanan terhadap fasilitas umum di wilayah tersebut ditingkatkan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Kini, warga menunggu langkah nyata aparat kepolisian. Pengungkapan kasus secara profesional, berdasarkan bukti dan hasil penyelidikan, menjadi penting untuk menjawab keresahan masyarakat sekaligus memberikan kepastian hukum.

Aset negara harus dilindungi, fasilitas pelayanan masyarakat tidak boleh menjadi sasaran tindakan yang merugikan, dan keamanan warga harus menjadi prioritas.

(Reynol/Edy FK)

Komentar Via Facebook :