Banjir melanda daerah Andir dan Baleendah

Banjir melanda daerah Andir dan Baleendah

CYBER88, Bandung - Banjir kembali melanda wilayah Andir dan Baleendah, curah hujan yang begitu tinggi, mengakibatkan pemukiman warga terendam air hingga setinggi lutut orang dewasa. Selasa (17/12/2019) malam. Penanggulan banjir-pun terus dilakukan Pemerintah Pusat. Sejumlah proyek untuk mengatasi masalah banjir kini tengah dikerjakan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. Proyek itu antara lain dengan membangun kolam retensi seluas 8,2 hektare untuk penanganan banjir di Kampung Cieunteung, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Selain itu, BBWS pun akan menormalisasi sungai di beberapa lokasi di Jabar dan Kota Bandung agar tak terjadi banjir lagi. Namun sangat disayangkan, kinerja Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. meski diberikan anggaran triliunan rupiah, namun dampak normalisasi Sungai Citarum dinilai belum mampu menyelesaikan persoalan banjir dikabupaten Bandung. Masih kritisnya kondisi disepanjang daerah aliran Sungai atau DAS Citarum, menunjukan bahwa sampai saat ini kinerja BBWS masih belum maksimal. Sebab, setiap musim hujan, genangan air di beberapa daerah langganan banjir seperti di Kecamatan Baleendah, tidak kunjung membaik, bahkan cenderung semakin parah. Penanganan Sungai Citarum beserta dampak banjirnya tersebut, harus memiliki roadmap yang jelas. Pasalnya, penanganan Citarum ini tidak bisa selesai dalam satu tahun. Namun paling tidak, penanganan tersebut harus bisa dapat menimbulkan dampak yang positif. Tidak seperti saat ini, meski diberi anggaran triliunan rupiah, namun tidak menunjukan kemajuan yang berarti. Di Waktu yang sama, tim Cyber88 pun berhasil mewawancarai Kepala Kepolisian Resort Baleendah, Kompol Priyono. Beliau berpesan kepada warga yang terkena dampak banjir, agar tetap siaga, karena takutnya air luapan dari sungai citarum bertambah besar, curah hujan yang begitu tinggi dalam minggu-minggu akan membuat air sungai citarum kembali meluap. (Asep Yuyun / Red)

Komentar Via Facebook :