Ketum WN 88 Prihatin atas Terjadinya Banjir di Jakarta, Bekasi dan Sekitarnya

Ketum WN 88 Prihatin atas Terjadinya Banjir di Jakarta, Bekasi dan Sekitarnya

CYBER88 JAKARTA - Ketua Umum Warung Nusantara 88 ( WN 88) Edwin Fertando merasa prihatin atas terjadinya banjir di Jakarta yang merupakan langganan setiap tahun dan belum ada solusi untuk mengatasinya. "Baru hujan sedikit saja sekarang Jakarta sudah banjir, bahkan sampai ke jalan Tol Cikampek sekitarnya akses Publik sampai terjadi kemacetan di area toll hingga ke bekasi dan Wilayah sekitarnya, ada apa ini yang terjadi dengan kondisi alam ?

Kalau curah hujan turun dan banjir,  selalu yang disalahkan kiriman dari Bogor, padahal air yang menuju jakarta melalui sungai ciliwung itu yang harus di benahi," Ungkap Ketua Umum WN 88 kepada awak media Cyber 88. Ia menjelaskan, sesuai fungsi dan kapasitas penampungan air baik dari hulu maupun lintasan sekitar, sehingga air sampai jakarta yang jarak tempuhnya 12 jam itu seharusnya tidak menyebabkan banjir.

Selain itu, lebih lanjut mengungkapkan, air menuju Jakarta pada kondisi tertentu bisa dialirkan melalui sungai Cisadane, untuk diberikan aliran-aliran air dengan sungai ciliwung. "Dirancangkan supaya bisa ada buka tutup pintu air, semoga dengan cara demikian bisa meminimalisir dampak terjadinya banjir, semoga kedepan wilayah Jakarta, Bekasi dan sekitarnya sampai kepada jalan Tol tidak terkena banjir," harapnya. 

Pada kesempatan disela-sela kesibukannya, Ketua Umum WN 88 meminta teamnya untuk membuat contoh konkrit 50 sampai 100 meter sepanjang sungai ciliwung.  "Saya menghimbau team WN 88, agar membuat contoh konkrit 50 sampai 100 meter sepanjang sungai ciliwung bisa membenahi tanggul  dan merapihkan samping-samping sungainya sesuai Peraturan Pemerintah No 35 Tahun 1991 dan  Inpres  No 2 Tahun 2018  yaitu dibersihkan bangunan dan pemukiman serta ditanami tanaman yang bisa menjadi penguat tebing supaya tidak longsor, seperti penanaman pohon yang akarnya bisa menahan untuk tidak terjadinya longsor  atau kondisi alam lainnya seperti halnya penanaman pohon bambu," jelasnya. (Y2Z/Red)

Komentar Via Facebook :