Sempat Viral, Remaja Dibawah Umur yang Mesum di Tik Tok Dicyduk Petugas

Sempat Viral, Remaja Dibawah Umur yang Mesum di Tik Tok Dicyduk Petugas

Pelaku-tiktok-berbau-mesum

CYBER88 KALIMANTAN, BANJARMASIN - Aplikasi Tik Tok kembali Booming di awal tahun 2020.

Banyak orang mulai dari masyarakat biasa hingga artis dan orang penting mencoba bermain aplikasi ini.

Banyak oknum menyisipkan konten yang berbau mesum dalam karya TikToknya.

Bahkan belakangan ini ada sebuah video Tik Tok yang dilakukan remaja putri viral dengan latar belakang pasangan berhubungan badan yang akhirnya viral di media sosial.

Remaja putri yang menggunakan baju warna oranye terlihat asyik berjoged.

Ia tidak menyadari merekam sepasang remaja yang berhubungan badan di ranjang di belakangnya.

Dilansir dari Tribun Banjarmasin, video viral tersebut diambil di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan oleh remaja yang masih di bawah umur.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru melalui bidang Tibum dan Tranmas Seksi Opsdal bersama Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Banjarbaru segera melakukan penyelidikan.

Pihak Satpol PP menyisir beberapa titik pengindapan dan hotel di sekitar wilayah Banjarbaru pada sabtu, (22/02/2020) lalu.

Kasatpol PP Kota Banjarbaru, Marhain Rahman melalui PPNS Yanto Hidayat mengatakan pengungkapan kasus video tersebut setelah pihaknya mendatangi penginapan dan hotel di wilayah Banjarbaru.

Ada enam remaja di bawah umur yang diamankan dan salah satunya diduga kuat PSK.

Mereka berinisial IR, KH, MA, NV, SC, dan MW.

"Ada enam remaja yang masih dibawah umur kita amankan. Satu di antaranya diduga kuat sebagai psk online," katanya, Senin, (24/02/2020).

Dari pengembangan kasus, Satpol PP juga mengamankan dua remaja laki-laki yang berinsial ZI dan ZA.

Diduga, ZI dan ZA sebagai penyedia jasa prostitusi online dari satu remaja putri yang telah diamankan.

Para remaja di bawah umur yang diduga terlibat dalam video Tik Tok kemudian ditempatkan di Rumah Singgah Berkarakter Kota Banjarbaru di Dinas Sosial Banjarbaru untuk didata dan dilakukan pembinaan.

(***)

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :