Kurang Komputer, Ujian Sekolah Berbasis Komputer di SMKN Bakung 1 Kab Blitar Dibagi Menjadi 3 Sesi
CYBER88, BLITAR - Kepala cabang dinas pendidikan provinsi Jatim wilayah Blitar Trisilo budi prasetyo mengatakan, berbeda dari sekolah SMK lainnya, pada pelaksanaan ujian sekolah pendidikan berbasis komputer atau uspbk di SMKN 1 bakung dibagi menjadi 3 sesi karena kekurangan komputer.
Jumlah siswa yang mengikuti ujian mencapai 85 orang, sedangkan jumlah komputer yang dimiliki hanya 30 unit. Sehingga sekolah memutuskan untuk melaksanakan ujian dengan pembagian sesi.
Penggunaan sistem ujian sekolah berbasis komputer ini memang baru pertama kali digelar di Bitar, sehingga seluruh smk di blitar masih menyesuaikan aturan yang baru, terutama di sekolah sekolah pinggiran. Meski dilaksanakan dalam 3 sesi, namun pihaknya memastikan ujian berlangsung dengan lancar.
Terkait kendala server lambat, menurutnya merupakan hal wajar dan sudah teratasi. Trisilo menambahkan, pelaksanaan ujian ini sudah dimulai pada 24 feb hingga 5 maret. setelah menyelesaikan uspbk, para siswa akan melaksanakan ujian praktek keahlian atau UKK dan dilanjutkan tanggal 16 sampai 19 maret ujian Nasional.


Komentar Via Facebook :