Haidar Alwi Institute (HAI) Ingatkan Masyarakat Indonesia Tidak Terjebak Dalam Narasi Pandemi Virus Corona
Haidar-alwi
CYBER88.CO.ID | JAKARTA – Direktur Eksekutif Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi menilai Isyu Virus Corona dimanfaatkan oleh kelompok- kelompok tertentu dan dapat melumpuhkan perekonomian Indonesia mulai dari wilayah-wilayah paling strategis seperti DKI Jakarta.
Menurutnya, pola yang sama terjadi ketika China dihancurkan melalui Wuhan yang notabene adalah jantung ekonomi Tiongkok.
Imbasnya dengan cepat menyebar bahkan sampai ke berbagai belahan dunia.
Negara-negara yang memiliki ketergantungan dari ekspor China turut merasakan dampak ekonominya, termasuk Indonesia.
“Di Indonesia polanya juga sama. Jakarta sebagai jantung negara sengaja dibuat lumpuh melalui kebijakan-kebijakan isolasi dan tuntutan lockdown. Kalau ekonomi Jakarta runtuh, dampaknya menyeluruh. Kenapa? Karena Jakarta adalah pusat pemerintahan sekaligus pusat ekonomi dan bisnis. Sekitar 70 persen perputaran uang nasional ada di Jakarta dan ibukota mempengaruhi 20 persen dari inflasi nasional,” ungkap R Haidar Alwi dalam siaran persnya, Senin (16/03/2020).
Haidar mengatakan bahwa narasi yang dibangun oleh oposisi dan barisan sakit hati dalam menebar teror kepanikan hingga tuntutan lockdown dapat memperparah situasi dan kondisi saat ini.
Ambisi politik dengan difasilitasi pemberitaan media menjadi kolaborasi mematikan yang siap melumpuhkan bangsa dan negara.
“Nilai tukar Rupiah terjun bebas dan diperkirakan hari ini menyentuh level 15 ribu Rupiah per Dollar Amerika Serikat. Investor kabur berbondong-bondong, IHSG anjlok. Jika dibiarkan, kondisi ini akan semakin parah, cadangan devisa akan terkuras, ekonomi lumpuh, Indonesia kacau-balau,” ujar Haidar Alwi dalam siaran persnya, Senin (16/03/2020).
Pemerintah Indonesia disarankan agar melibatkan Nadhlatul Ulama (NU) dalam menanggulangi dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh Pandemi Virus Corona (COVID-19).
Selain memiliki basis massa yang luar biasa, sumberdaya dan pengalaman NU terbukti ampuh mengatasi berbagai permasalahan yang pernah dihadapi bangsa Indonesia di masa lalu.
Untuk mencegah dampak lintas sektor yang perlahan sudah mulai terasa, diperlukan sinergi dan dukungan berbagai elemen bangsa. Peran serta NU diyakini dapat membuat upaya pemerintah menjadi semakin efektif dan efisien. Indonesia harus bersama-sama saling bergandengan tangan dan bahu-membahu mempercepat solusi penanganan dampak Virus Corona.
“Ini yang terlupakan oleh pemerintah. Padahal NU punya pengalaman, kekuatan massa keagamaan dan ekonomi yang luar biasa sekaligus berimbang. Sedikit-banyaknya ekonomi kerakyatan NU melalui amal usaha dan sumberdaya lainnya dipastikan mampu meredam gejolak ekonomi yang terjadi saat ini,” tutup R Haidar Alwi.
(***)


Komentar Via Facebook :