Tahapan Pilkades, H.Agus Sopyan Nomor Urut 4 (Petahana) Siap Menangkan Kontestasi Pilkades Segaramakmur
H.Agus sopyan Cakades segeramakmur nomor urut 04
CYBER88.CO.ID | KAB.BEKASI - Perhelatan Pilkades yang akan diadakan serantak di 16 desa yang tersebar di 11 kecamatan di kabupaten Bekasi sementara di undur dari jadwal sebelumnya, sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Penundaan bersifat situasional ini terkait dengan akan adanya perkumpulan massa di saat pelaksanaan Pilkades dan dianggap berpotensi terjadinya penyebaran virus covid-19 yang sudah dinyatakan sebagai Pandemi.Hal ini disampaikan langsung oleh bupati Bekasi di gedung Wibawa Mukti, dihadapan 58 calon kepala desa, Senin (23/03/2020)
Namun hal ini tidak mengganggu dan pembatalan tahapan pilkades yang sudah dijalankan sebelumnya oleh panitia di masing-masing desa.Seperti pendaftaran bakal calon sampai dengan penetapan atau pengambilan nomor urut calon Kepala Desa.
Tidak aneh dalam ajang politik memang selalu menghadirkan warna tersendiri dalam perhelatan pilkades. Termasuk yang terjadi di Desa Segaramakmur kecamatan Tarumajaya kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat, dimana berkembang di masyarakat, desas-desus hal-hal yang kurang etis yang mengarah kepada black campaign dan menyudutkan salah satu calon nomor urut 4, hal ini dikatakan Calon Kepala Desa Nomor Urut 4, H.Agus Sopyan, dikediamannya Senin (23/03/2020)
H.Agus membantah, atas serangan yang tidak benar dan di beritakan salah satu media yang dialamatkan terhadap dirinya tidak benar, sebab tahapan pendaftaran sampai penetapan nomor urut sudah dilaksanakan, semua itu sudah clear tidak ada masalah, jelasnya.
Ia mengatakan, pemberitaan seperti ini sebenarnya tidak beralasan bisa disebut black campaign kampanye hitam.
Dirinya berharap,"Pesta Demokrasi 6 tahunan di tingkat desa seperti ini seharusnya di isi dengan menjual program kerja serta visi dan misi kepada masyarakat yang akan melaksanakan hak pilihnya.
Semua Calon Kepala Desa, harusnya mencari simpati dari masyarakat tapi tidak menyerang sesama calon dengan hal-hal yang tidak masuk diakal, ujarnya.
"Saya bersama tim pemenagan tidak akan ambil pusing dan tidak terpengaruh dengan adanya berita seperti ini, sekarang kami fokus bagaimana untuk mencari simapati dari masyarakat, dan saya pribadi optimis bisa kembali mencari dukungan dan simpati dari masyarakat untuk memenangkan kontestasi Pilkades di desa kami, katanya kepada awak media.
Menanggapi hal ini salah satu tokoh masyarakat desa segaramakmur dan juga wakil ketua BPD Mas'ud menyayangkan adanya pemberitaan seperti itu. Ia berpendapat, bahwa proses tahapan yang telah dilaksanakan sudah sesuai dengan tata tertib pemilihan Kepala Desa khususnya dalam tahapan-tahapan Pilkades, artinya dari tahapan pencalonan sampai dengan pengambilan nomor urut sudah dilaksanakan.
Adapun kemungkinan pemberitaan seperti ini, kemungkinan besar ada yang menunggangi, itu yang kita sayangkan, kenapa sudah selesai tahapan penetapan dan pengundian nomor urut masih ada pemberitaan seperti ini, kenapa sebelum nya tidak ada? Ini menjadi pertanyaannya, kalau memang ada kesalahan, berarti yang perlu di kroscek disini panitia dong, "paparnya.
Mas,ud menyimpulkan, secara garis besar kekurangan administrasi Bakal Calon Kepala Desa sudah tidak ada masalah sampai batas waktu yang ditentukan oleh P2KD dan sudah sesuai dengan jadwal sampai ke tahapan penetapan dan pengundian nomor urut Calon, termasuk dugaan adanya pemalsuan surat yang di tandatangan oleh Dr.Olga itu, sudah ada pernyataan dari dokter bersangkutan bahwa itu benar tandatangannya.
"Jadi sebagai salah satu penanggung jawab oelaksanaan Pilkades, "Saya berharap ini semua jangan dipolitisir untuk menyerang salah satu Calon Kepala Desa. Carilah simpati masyarakat dengan cara yang elegant dan bijak, pungkasnya.


Komentar Via Facebook :