Dokter Alamsyah Klarifikasi : Tambun Selatan dan Cibitung Tidak ada Blockdown

Dokter Alamsyah Klarifikasi : Tambun Selatan dan Cibitung Tidak ada Blockdown

CYBER88.CO.ID | KAB.BEKASI - Terkait pemberitaan yang sudah beredar di masyarakat tentang pemberlakuan Blockdown di 2 kecamatan yaitu tambun selatan dan Cibitung, hal ini di klarifikasi jubir gugus percepatan penanganan covid-19 kabupaten Bekasi,dr.Alamsyah Jumat(27/03/2020).

"Dalam keteranganya beliau menjelaskan, memang kedua wilayah itu masuk zona merah dampak penyebaran wabah covid-19. Namun,bukan karantina wilayah atau blockdown yang akan diberlakukan di dua Kecamatan yang disebut zona merah itu.

"Hasil rapat gugus ke dua wilayah ini kategori zona merah yang ada di Kabupaten Bekasi,itu yang dibahas dalam rapat gugus yang dipimpi langsung ketua gugus Kapolres, Kombes Pol Hendra Gunawan dalam rapat analisa dan evaluasi kinerja gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 di Kabupaten Bekasi,hari kamis kemaren,"tegasnya.

Menurut Alamsyah, rapat itu lebih membahas tentang fokus pendampingan khusus yang sudah masuk sebagai wilayah zona merah. “Dalam rapat kemaren, gugus tugas juga sudah menyiapkan langkah-langkah khusus bukan Blockdown atau karantina wilayah,ada beberapa langkah khusus seperti, persiapan dana serta melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang isolasi mandiri agar dapat dilaksanakan dengan baik,” sebutnya.

"untuk wilayah lainnya yang terpapar COVID-19 juga akan dipersiapkan fasilitas-fasilitas kebersihan umum seperti keran air, yang akan dipasang di terminal maupun pasar. “Ditempat umum juga akan kami lakukan penyemprotan disinfektan, dan melakukan surveilens wilayah,” jelasnya.

Kami juga akan memaksimalkan dengan menggalang CSR untuk membantu dalam memenuhi kelengkapan APD maupun bahan makanan,” tutupnya.

Sementara itu,melalui Humas dan Protokol Setda kabupaten bekasi, langkah khusus yang akan dilakukan di wilayah zona merah ini juga akan menggerakkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyusun langkah-langkah yang kongkrit dalam penanganan COVID-19 .

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :