Muspika Dayeuhluhur Cilacap Melakukan Screening dan Penyemprotan Terhadap Pengguna Kendaraan Yang Melintasi Perbatasan Jabar-Jateng
CYBER88.CO.ID | CILACAP - Gerakan antisipasi Pandemi Corona yang sudah memasuki masa inkubasi, semakin gencar dilakukan di berbagai pelosok negeri guna memutus rantai penyebaran virus tersebut.
Muspika (Forkompincam) Dayeuhluhur bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan dan juga elemen masyarakat lainnya pun kian gencar melakukan segala upaya untuk mencegah dan memotong rantai penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19), dengan melakukan penyemprotan disinfektan, pemeriksaan langsung menggunakan thermal scanner terhadap pemakai kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintasi kecamatan Dayeuhluhur yang merupakan perbatasan antara Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Drs Hari Winarno M.SI., Camat Dayeuhluhur mengatakan bahwa "Kegiata Screening pada hari ini adalah rangkaian dari beberapa kegiatan untuk mengantisipasi penyebaran virus covid-19 di wilayah Dayeuhluhur dan pihak kecamatanpun terus mendorong kepada seluruh pemerintah Desa untuk melakukan hal yang serupa di wilayah masing-masing sesuai dengan tanggung jawabnya. Bahkan di beberapa desa telah melakukan penyemprotan menggunakan disinfektan dengan serentak bahkan adanya dengam inisiatif swadaya.
Selain itu di tingkat RW pun sudah membentuk tim untuk mendata warga yang baru pulang dari beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Bogor dan lain-lain dan tim menyarankan kepada mereka untuk mengisolasi diri selama 14 hari di rumahnya masing-masing, katanya.
Drs H Yayan Rusyawan Efendi, MM., Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Cilacap dari partai Golkar yang mengikuti kegiatan tersebut kepada media cyber88 menyampaikan bahwa tindakan yang dilakukan oleh pihak kecamatan bersama unsur lainnya itu merupakan hal positif untuk menjaga keamanan dan kesehatan Masarakat Kecamatan Dayeuhluhur dengan mengantisipasi penyebaran virus Corona di wilayah yang menjadi perbatasan Jawa Barat dan Jawa tengah itu, dimana lalu lalang orang baik dari wilayah Red Zon ataupun Yellow Zon banyak melintas di sini, ujarnya.
Apalagi dalam peristiwa pandemi corona ini ada yang namanya OTG (orang tanpa gejala), dimana OTG itu kelihatannya sehat tapi kita perlu sefti supaya tidak terjadi penularan dan itu merupakan langkah antisipasi untuk keamanan wilayah. Dan untuk Pemkab pun terkait dengan corona ini tentunya ada perhatian yang khusus, lanjut H Yayan.
Sementara Wartono Kepala Desa Bingkeng menyampaikan bahwa ia telah berusaha untuk mengantisipasi penyebaran virus corona dengan membentuk satgas desa yg akan dipungsikan untuk, mendata, memantau dan menjaga wargayanya yang baru datang bekerja diluar Provinsi jateng guna untuk dibawa diperiksa kesehatanya di puskesmas agar kenyamanan masyarakat lainnya terjaga.
Wartono mengajak kepada Semua Masarakat khususnya yang ada di Desanya dan umumnya yang ada di kecamatan Dayeuhluhur serta kabupaten Cilacap, untuk selalu Menjaga kebersihan, menjaga kesehatan dan segera melaporkan bila ada masarakat yang sakit kepihak RT atau RW setempat untuk ditindak lanjuti pihak desa dan membawanya ke puskesmas setempat, pungkasnya.


Komentar Via Facebook :