MIRIS !!! Siloam Hospital Cikarang Paksa Pengunjung dan Pasien Bayar Biaya Rapid Test Covid 19
Rumah-sakit-siloam-hospital-lippo-cikarang
CYBER88.CO.ID | CIKARANG - Ditengah Masyarakat yang berjuang melawan Virus Corona atau Covid-19, yang berefek pada ekonomi dan ada beberapa masyarakat yang kelaparan, membuat sebahagian orang Dermawan berlomba-lomba menyiapkan beberapa bantuan untuk masyarakat yang terkena dampak Covid-19.
Lain halnya, dengan Rumah Sakit Siloam Lippo Cikarang (Siloam Hospital), yang malah memperlakukan biaya Rapid Test Covid-19, untuk pengunjung yang mau menjenguk kerabat atau saudaranya kerumah sakit.
Tidak tanggung-tanggung, Rumah sakit Siloam Hospital mematok biaya sebesar Rp.250.000 untuk setiap pengunjung yang akan di Rapid Test Covid-19, dari harga sebelumnya Rp.450.000.
Rumah Sakit Siloam Lippo Cikarang (Siloam Hospital) menerapkan aturan yang dinilai nyeleneh atau mengambil untung di tengah wabah virus corona. Hal itu dikatakan salah satu keluarga pasien Benny, disaat Benny membawa Keluaganya berobat ke Rumah Sakit Siloam Hospital, dipaksa untuk melakukan Test (Rapid Covid-19) dan di mintai Biaya oleh Petugas Rumah sakit.

Naasnya lagi, apabila pengunjung dan pasien yang tidak mau membayar Rapid Test Covid-19 tersebut, disuruh pulang.
Namun bertolak belakang dengan Kwutansi pembayaran Rapid Test Covid-19 tersebut, yang mencantumkan, Test tersebut atas permintaan sendiri, Benny sebagai Korban merasa dibohongi, oleh petugas Rumah sakit.

Menurut dia peraturan rumah sakit tersebut sejak 20 April 2020 mewajibkan keluarga pasien atau yang hendak menjenguk pasien harus di rapid tes dan disuruh membayar sebesar Rp250 ribu. Awalnya Rp450 ribu diturunkan menjadi Rp250 ribu.
"Gila ini namanya pemerasan. Masa bikin peraturan se enak nya aja apa dasar hukum nya meminta orang melakukan rapid tes dan disuruh membayar Rp250 ribu per orang,"ungkap Benny, kepada Cyber88.co.id melalaui Pesan Telpon Whatshap . Selasa (21/04/2020) malam, sekitar pukul 19.50 WIB.
(Tom)


Komentar Via Facebook :