Pemdes Pajangan Perketat Penjagaan Menjelang Ramadhan dan Hari Raya

Pemdes Pajangan Perketat Penjagaan Menjelang Ramadhan dan Hari Raya

Ahmad baidlowi Kepala Desa Pajangan

CYBER88.CO.ID | LAMONGAN - Seperti yang kita ketahui bahwa wabah virus Corona atau di sebut dengan Covid-19 saat ini sudah menyebar di berbagai negara di belahan dunia tanpa terkecuali Indonesia.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) juga sudah menetapkan bahwa wabah virus Corona ini sebagi pendemik global yang harus diselesaikan bersama-sama karena sudah meluas di berbagai negara.

"Pemerintah Desa ( PemDes ) Pajangan, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, telah melakukan beberapa kali penyemprotan disinfektan untuk mencegah penularan covid-19.

Dalam kegiatan itu dibantu oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa, Relawan, Karangtaruna petugas puskesmas dengan titik sasaran, fasilitas umum, balai desa, masjid, musholla, sekolah, dan seluruh rumah warga", ujar Ahmad Baidlowi Kepala Desa Pajangan kepada media, Rabu (22/04/2020).

"Kami juga telah mendirikan posko yang dekat dengan gapura masuk Desa Pajangan, sehingga setiap orang yang mau masuk langsung bisa di semprot disinfektan. Karena setiap orang yang masuk desa harus benar - benar steril".

"Kami juga telah membagikan masker ke rumah - rumah warga. Pihak pemdes juga telah menghimbau kepada seluruh warga untuk selalu jaga pola hidup sehat, jaga kebersihan, cuci tangan dengan sabun, keluar wajib pakai masker dan makan makanan yang mengandung banyak vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita".

Baidlowi menambahkan "Mengingat sebentar lagi memasuki bulan suci ramadhan dan hari raya idul fitri, kami pihak pemdes akan semakin perketat penjagaan untuk mengantisipasi para pemudik yang pulang ke desa pajangan. Jangan sampai ada warga yang nyerobot lewat belakang atau sampai tidak melapor ke pihak pemdes karena ini demi keamanan warga desa", imbuhnya.

"Setiap pemudik yang pulang ke desa harus wajib lapor dan di periksa ke puskesmas terlebih dahulu. Setelah di cek oleh petugas kesehatan dan di nyatakan benar - benar aman tidak terpapar virus covid - 19 baru boleh masuk desa dan harus mengikuti aturan yang telah di buat oleh pemerintah".jelasnya.(DAN).

Komentar Via Facebook :