Kades Sindangpanon Tasmana, Akan Cover Warga Terdampak Covid-19 Yang Tidak Dapat Bantuan Dari Pusat Dengan BLT-DD

Kades Sindangpanon Tasmana, Akan Cover Warga Terdampak Covid-19 Yang Tidak Dapat Bantuan Dari Pusat Dengan BLT-DD

CYBER88.CO.ID | Kab.Bandung,- Dalam menangani dampak dari wabah virus corona (Covid19), pemerintah dari tingkat pusat sampai dengan tingkat Desa terus melakukan segala cara dan upaya untuk menjaga keberlangsungan kehidupan di masyarakat.

Berbagai kebijakan di luncurkan, oleh pemerintah guna mengantisifasi gejolak dari dampak ekonomi yang khususnya dirasakan oleh masyarakat kalangan bawah, dari mulai Bantuas langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), Bantuan Sosial Tunai (BST), dan bantuan sembako.Secara serentak Pemerintah Desa di seluruh pelosok menyalurkan bantuan tersebut.

Mengingat wabah Covid-19 yang belum bisa di pastikan kapan akan berakhir maka, Pemerintahpun melalui  menteri Keuangan (Menkeu) mengumumkan adanya kenaikan nilai Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT-DD) semula Rp 1,8 juta menjadi Rp 2,7 juta per Keluarga.

Ketentuan itu di atur melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50/PMK.07/2020 tentang Perubahan Kedua atas 205/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Desa.

Sedangkan Jangka waktu pemberian BLT-DD dari tiga bulan menjadi enam bulan. Tiga bulan pertama bantuan dicairkan sebesar Rp600.000 per KPM, kemudian tiga bulan berikutnya sebesar Rp300.000 per KPM.

Terkait dengan BLT-DD, Kepala desa Sindangpanon Tasmana, atau yang kerap di sapa dengan panggilan akrabnya yakni Mantri Ninu, selesai menyalurkan Bantuan Sosial tunai dari kementrian Sosial RI, menyampaikan kepada Cyber88.co.id,

“Alhamdulilah semua warga yang terdampak wabah ini, sudah terkaper semuanya dan sudah sesuai dengan sasara. Adapun untuk yang di cover oleh anggaran Dana Desa tahun 2020 dalam bentuk BLT-DD benjumlah 177, ungkapnya.

“Sementara untuk anggaran untuk tahap ke 1, 2 dan tiganya, yang di ambil dari Dana Desa yakni sebesar Rp.318.600.000 dan untuk yang sudah di cairkan berjumlah Rp.106.200.000 yang akan di bagi ke 19 RW yang ada di wilayah desa Sindangpanon, dengan rata-rata per RW sekitar 9-10 KPM, tergantung banyaknya jumlah RT “terangnya.

Baca JugaPemdes Sidangpanon Salurkan BST pada warga Terdampak Covid-19 Gunakan Protokol Kesehatan

Lebih lanjut, pria yang kerap di sapa warganya dengan panggilan Mantri Ninu ini, mengatakan. “Untuk teknik penyalurannya, akan langsung diserahkan kepada penerima manfaat dan apabila tidak bias hadir, bias diwakilkan kepada salah satu keluarganya yang tercantum di dalam KK, “Katanya.

Kepala Desa juga menjelaskan, apabila penerima manfaat tidak punya siapa-siapa di keluarganya dan meninggal dunia, maka bantuan tersebut akan di alihkan.

Terakhir, Tasmana berharap, semoga wabah virus corona (Covid-19) yang melanda dunia termasuk Indonesia ini cepat berakhir, sehingga masyarakat dapat kembali normal menjalani kehidupannya kembali.

Adapun seandainya wabah ini berkepanjangan, dirinya berharap bantuan dari pemerintahan di atasnya terlur berlangsung untuk memenuhi kebutuhan pokonya, dimana saat ini sudah banyak warganya yang sudah tidak mulai bekerja, “tupupnya. (ES)

Komentar Via Facebook :