Api Dipadamkan, Polri Jajaran Polda Riau Lidik Pelaku Karlahut
Pemadaman-api-dilokasi-kebakaran-lahan-
CYBBER88.CO.ID | BENGKALIS - Untuk tindak lanjut Pemadaman Api yang membakar Lahan seluas 8 Hektar di Jalan Poros Desa Sungai Gayung Kiri Kecamatan Rangsang Kepulauan Meranti, Kabupaten Bengkalis, Riau, pada Minggu (05/07/2020) lalu, pihak Kepolisian jajaran Polda Riau lakukan LIDIK (Penyelidikan) terhadap otak pelaku pembakaran lahan.

Kesigapan tim POLRI dari jajaran Polda Riau dalam hal memadamkan api di lahan seluas 8 Ha tersebut menurut pihak Polda Riau berawal dari hasil monitoring aplikasi dashboard lancang kuning pada minggu sore yang mendakan adanya petunjuk hotspot dititik koordinat -1°07721"N
103°318122"E, di desa Sungai Gayung Kiri Pulau Rupat (Rangsang) Kabupaten Bengkalis ada kebakaran lahan
Dan setelah diverifikasi oleh petugas Polsek setempat menurut pihak Polda Riau, lahan yang terbaiar tersebut merupakan lahan gambut dan semak belukar disepanjang tepian jalan poros bahkan menurut pihak Polda Riau telah meluas hingga melahap seluas 8 Hektar.
Untung menurut pihak Polda Riau Kapolsek Rangsang IPTU Djoni Rekmamora langsung melakukan verifikasi dilokasi titik hotspot sehingga kebakaran lahan tersebut dapat segera diatasi
“Begitu muncul hotspot diaplikasi, saya langsung cek TKP bersama anggota dan langsung melakukan upaya pemadaman, ada sumber air yang berjarak lebih 200 meter disebelah sana”.Ujar Kapolsek Rangsang kepada wartawan saraya menunjuk kearah sumber air, sebagaimana rilis dari Polda Riau yang berhasil di kutip Cyber88.co.id.
Bahkan dalam rilis disebutkan, Kapolsek menjelaskan bahwa berkat kesigapan aparat gabungan mereka telah berhasil memadamkan dan saat ini sedang situasi pendinginan.
“Kami dari Polsek Rangsang bersama rekan TNI, Masyarakat Peduli Api, petugas dari Kecamatan Rangsang dan masyarakat setempat serta petugas dari PT Sumatera Riang Lestari berjibaku memadamkan api dengan peralatan yang ada, kami menggunakan 3 unit MK3 ditambah 3 unit ministrike dan 5 buah nozle, 1 unit gateway serta selang 30 meteran sebanyak 35 rol”, terang Djoni
Disinggung tentang kendala yang dihadapi, Djoni mengatakan bahwa lokasi kebakaran yang berada ditepi laut tersebut terdapat hembusan angin laut yang cukup kencang sehingga mempercepat meluasnya lahan terbakar.
“Anginnya kencang sekali dari arah laut, sementara sumber air cukup jauh. Dan kalau diamati titik awal kebakaran ini memanjang ditepian jalan poros, sehingga kita duga ini sengaja dibakar, dan kami dari Polsek Rangsang melakukan melakukan penyelidikan untuk proses penegakan hukumnya”, ungkap Kapolsek.
(red/naga/rls)


Komentar Via Facebook :