Pimpred Media Cyber88, Edwin Fetando, Tanggapi Kasus Pembunuhan Wartawan MetroTV

Pimpred Media Cyber88, Edwin Fetando, Tanggapi Kasus Pembunuhan Wartawan MetroTV

Edwin. F (Pimpred Cyber88)

CYBER88.CO.ID | Jakarta -  Aparat kepolisian masih mendalami motif di balik dugaan pembunuhan wartawan MetroTV, Yodi Prabowo. Jenazah Alm. Yodi (26) ditemukan di pinggir tol JOR, Ulujami, Jakarta selatan, dalam keadaan tengkurap dengan bekas luka tusukan pisau di bagian dada sebelah kiri, Jumat (10/7).  


Pimpinan Redaksi Media Cyber88, Edwin Fentando mengucapkan duka yang mendalam atas kejadian ini dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.


Menanggapi kasus pembunuhan tersebut, menurut Edwin, ada 2 motif kemungkinan besar yang melatarbelakangi kasus ini, yang pertama persoalan pribadi dan yang kedua adalah masalah pemberitaan.


“Kami meminta kepada pihak kepolisian untuk segera mengungkapnya agar menemukan titik terang motif dari pembunuhan ini. Jika kasus ini bermotifkan karena pemberitaan media, jelas pembunuhnya harus diberikan efek jera, kasus ini harus tuntas!" ujar Edwin saat dimintai keterangannya di Kantor Redaksi Pusat Depok, Jawa Barat (10/7).


Edwin menambahkan, tugas wartawan itu memang berat, wartawan berperan besar dalam upaya mendorong partisipasi masyarakat,  juga menjaga kondisi bangsa agar terjaga dan kondusif.

Menurutnya, tidak sedikit laporan tentang ancaman pembunuhan terhadap wartawan. Intimidasi, apalagi ancaman, terhadap wartawan jelas menciderai kemerdekaan pers sebagai pilar keempat demokrasi, hal tersebut bertentangan dengan amanat UU Pers No.40 tahun 1999.

"Kita tunggu perkembangan kasus pembunuhan Yodi besok. Saya mengajak kepada semua insan pers tetap mengawal kasus ini, agar pihak kepolisian dapat bekerja dengan baik dalam mengungkapnya hingga tuntas,” tutup Edwin.

Komentar Via Facebook :