Pembangunan Jaling Pesawahan Citumpek Akan Kembali Dilaksanakan Setelah Panen

Pembangunan Jaling Pesawahan Citumpek Akan Kembali Dilaksanakan Setelah Panen

CYBER88.CO.ID | Karawang - Tersendatnya kembali pembangunan Jaling (Jalan Lingkungan) diarea pesawahan Citumpek yang ada di Desa Bolang, Kecamatan Tirtajaya, Karawang-Jawabarat, karena beberapa faktor.

Seperti saat musim penghujan ataupun saat musim panen tiba, pasalnya Jaling yang yang dibangun dengan system di cor tersebut merupakan akses jalan satu-satunya yang biasa dipergunakan lalu lalang oleh para petani yang memiliki sawah diarea tersebut, sehingga, dalam pelaksanaan pembangunan Jaling, acap kali mendapatkan kendala seperti tersebut diatas.

Dari hasil pantauan cyber88.co.id dilokasi pesawahan Citumpek tersebut, dari titik nol (0) hingga akhir Jaling pesawahan Citumpek tersebut, tidak ditemukan akses jalan lainnya yang bisa dilalui oleh para petani yang memiliki sawah diwilayah Citumpek. 

Bahkan bagi para petani dari beda Desa pun, untuk bisa menuju sawahnya atau kembali ke rumahnya, yaitu melalui atau mempergunakan akses jalan Citumpek, sehingga akses jalan lingkungan pesawahan Citumpek tersebut merupakan akses jalan satu - satunya yang bisa digunakan para petani Desa Bolang ataupun tetangga Desa diluar Desa Bolang.

Adanya pembangunan pengecoran Jaling persawahan Citumpek tersebut, benar - benar menjadi harapan bagi para petani, yang secara otomatis dapat mengurangi pengeluaran ekonomi para petani disaat musim panen tiba, dimana sebelum dilaksanakan pembangunan pengecoran Jaling Citumpek ini.

Para petani yang memiliki sawah diujung batas jalan Citumpek, harus mengeluarkan biaya jasa angkut hasil panennya Rp 35.000 - 40.000/karung, namun setelah adanya pembangunan Jaling Citumpek yang walaupun dalam pekerjaannya belum selesai 100%, namun sudah bisa mengurangi pengeluaran ekonomi petani dan tanpa mengurangi pendapatan ekonomi para ojek padi disaat musim panen tiba, pasalnya dengan dibangunnya pengecoran Jaling Citumpek ini, maka membuat lebih cepat para ojek padi dalam mengangkut padi ketempat tujuan.

Walaupun harga pengangkutannya berkurang, namun untuk bobot angkut bisa lebih banyak dan lebih cepat daripada sebelum adanya pengecoran Jaling Citumpek.

Penghentian sementara pembangunan Jaling Citumpek ini, salah satunya karena akses jalan Citumpek dipergunakan terlebih dahulu oleh para petani yang saat ini sedang panen padi. Ungkap beberapa petani dan ojek padi kepada cyber88.co.id, "Minggu (12/07/2020).

Ditempat dan waktu yang berbeda, Jaenudin selaku kepala Desa Bolang, Kecamatan Tirtajaya, Karawang - Jawabarat pun membenarkan adanya penghentian sementara pembangunan pengecoran Jaling Citumpek tersebut.

Karena akses jalannya sedang dipergunakan terlebih dahulu oleh para petani untuk mengangkut hasil panennya, adapun untuk melanjutkan kembali pekerjaan pengecoran Jaling Citumpek ini, yaitu setelah selesai panen, yang kemungkinan 1 bulan kemudian baru bisa dilaksanakan kembali pembangunan pengecoran Jaling Citumpek, "Pungkasnya (Hys)

Komentar Via Facebook :