Kembali 38 Orang Warga Banyumas Positif Corona, 8 Orang Diantaranya Dokter dan Perawat
CYBER88.CO.ID | Banyumas - Tes swab massal yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah secara massif yang gencar dilakukan sejak awal bulan ini, terus menunjukan hasilnya.
Hasil swab kali ini, menunjukan bahwa kasus positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (22/07) bertambah 38 orang, termasuk adanya 3 dokter dan 5 perawat.
Hal itu dikatakan oleh Bupati Banyumas Achmad Husein dalam video yang di sebarkan melalu WhatsApp kepada wartawan di purwokerto, kabupaten Banyumas.
Achmad Husein menerangkan, Pemerintah Kabupaten Banyumas telah melakukan langkah strategis sesuai petunjuk Presiden dan Gubernur Jawa tengah tentang percepatan, Pencegahan, Penanggulangan Covid-19 dengan melakukan, tracing, tasting dan treatmen.,” katanya.
Oleh karna itu pihaknya telah melakukan tes usap masal dan agresif dalam dua pekan terakhir sebanyak 2.167 orang dan telah keluar hasilnya sebanyak 1.634 orang.
Beberapa hari yg lalu, telah kami sampaikan bahwa 19 orang di nyatakan positif dan kami sudah melakukan tindak lanjut terhadap hasil tersebut.
Namun, pada hari Rabu (22/7) ini, saya walaupun terasa berat dan pahit, tetap harus kami sampaikan bahwa ada tambahan terkonfirmasi positif baru di kabupaten Banyumas sebanyak 38 orang,"ungkapnya.
Ia juga mengatakan penambahan tersebut terdiri atas 16 orang pedagang pasar Wage, lima orang pegawai Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Banyumas, tiga orang pegawai Mal Pelayanan Publik (MPP), tiga orang dokter, lima orang perawat, dua orang pegawai Badan Narkotika Nasional Kabupaten banyumas dan kegitan Reguler hasil penyisiran sebanyak empat orang.
"Dari lima pegawai Bapenda itu, tiga orang di antaranya bertugas di Mal pelayanan Publik.
Dengan demikian di Mal pelayanan Publik ada 6 orang yang Terkonfirmasi postif.
Lebih lanjut, Bupati mengatakan, dari 38 orang yang terkonfirmasi positif tersebut, 37 orang di antaranya adalah Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 dan hanya ada satu orang yang ada gejalanya.
Terkait dengan hal itu, dia mengatakan mulai hari Rabu (22/7) Mal Pelayanan Publik di tutup sementara sampai dengan Seluruh pegawainya mendapatkan hasil tes Usapnya.
“Kira kira satu pekan kedepan, Mal Pelayanan Publik baru akan kami buka kembali. Kami tetap melayani masyarakat dengan melakukan pelayanan secara "online" (daring"red),"katanya.
Ia mengharapkan masyarakat Banyumas tetap optimistis dan yakin bahwa pandemi Covid-19 dapat di atasi dengan baik.
Kita lebih baik menemukan OTG dan mengetahui keadaan lapangan yang sesungguhnya. Ini untuk Kehati-hatian dan Kewaspadaan kita", pungkas Achmad Husein. (Edi.S)


Komentar Via Facebook :