Adanya Polemik Rolling Hills, DPD Paguyuban Sundawani Desak Komisi I Dan III DPRD Karawang Panggil Semua Pihak
CYBER88.CO.ID | Karawang - Polemik pembangunan perumahan elite Rolling Hills pada Kawasan Karawang Jabar Industrial Estate (KJIE) di Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang - Jawabarat, yang menjadi sorotan publik terus bergulir.
Hal itu, membuat banyak pihak yang mempersoalkan terkait belum adanya Addendum Analisis Dampak Lingkungan (Amdal).
Tetapi kali ini bukan hanya soal perizinan saja, melainkan berdampak langsung terhadap masyarakat Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, seperti yang di sampaikan oleh H Ranzes Iman S, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paguyuban Sundawani Karawang.
Dalam keterangannya, selaku bagian dari sosial kontrol, ia (H Ranzes Iman S.red) selalu monitoring situasi dimasyarakat, dimana warga Desa Wadas sering kali menerima tumpahan air dari beberapa kawasan.
Tumpahan air tersebut memang tidak hanya disebabkan oleh proyek perumahan yang berada di KJIE saja, melainkan ada dampak dari KIIC, Sandiego Hills dan lapangan Golf.
Dengan adanya hal tersebut, sudah beberapa kali dilakukannya rapat antar warga terdampak dengan pihak kawasan yang difasilitasi langsung oleh Pemerintahan Desa berkaitan dengan dampak yang di timbulkan.
Namun sampai sekarang belum juga ada solusinya, bahkan yang terakhir sempat dilakukan rapat di kantor Kecamatan Telukjambe Timur yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) Karawang.
Oleh karena itu, ketika sekarang ramai pembangunan perumahan di KJIE belum melakukan Addendum Amdal, maka kami selaku masyarakat tidak kaget lagi, karena kalau sudah ada Addendum, mungkin tidak ada dampak terhadap warga di lingkungan Desa Wadas. Jelasnya kepada cyber88.co.id,” Jum'at (24/07/2020)
Terkait adanya permasalahan ini, saya mendesak Komisi I dan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang, agar segera memanggil untuk mengkonfirmasi semua pihak, baik itu dari pihak kawasan, maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang supaya dapat segera menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Bila perlu hadirkan masyarakat yang terdampak dalam forum rapat di DPRD Karawang nanti, biar terkonfrontir langsung antar semua pihak.
Pantas saja ada dampak terhadap masyarakat, ternyata memang jalannya progres proyek perumahan tersebut belum mengaddendum Amdalnya,” Pungkas H Ranzes. (Hys)


Komentar Via Facebook :