Kabid Humas Polda Jabar : Bahagia Ditengah Pandemi Covid-19 Adalah Berpikir Positif

Kabid Humas Polda Jabar : Bahagia Ditengah Pandemi Covid-19 Adalah Berpikir Positif

CYBER88 | Bandung -- Melalui sistim aplikasi Zoom Meeting, Polda Jabar melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) Agama Islam di Masjid Al-Amman Polda Jabar Jalan Soekarno-Hatta 748 Bandung, Kamis (13/8/2020).

Binrohtal tersebut diikuti oleh para pejabat utama Polda Jabar, anggota Polri dan ASN Polda Jabar yang beragama Islam secara virtual baik dari Masjid Al-Amman ataupun di masing-masing Satker jajaran Polda Jabar.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Al-Qur'an surat Yassin secara berjamaah dan dilanjut dengan mendengarkan tausiyah.

Tausiyah disampaikan oleh Dr. K.H. Jaenal Abidin, M.Ag., dengan tema yang diambil kali ini adalah “Bahagia ditengah  masa Pandemi Covid-19”.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga, Intisari dari tausiyah tersebut, bahwa peringatan 17 Agustus 2020 harus menerapkan protokol kesehatan.    

Kebijakan pemerintah untuk melakukan physical distancing mengharuskan masyarakat untuk semaksimal mungkin berada di rumah. Tidak dapat beraktivitas di luar rumah untuk waktu yang cukup lama yang dapat membuat seseorang menjadi stress.

“Apabila tidak dilaksanakan dan dikelola dengan baik, maka hal ini bisa berdampak pada kesehatan mentalnya, Ujar Kombes Erlangga.

K.H Jaenal Abidin, M.Ag. mengatakan pada awal dimulainya pelaksanaan physical distancing, banyak orang syok dan mulai sibuk mencari hand sanitizer serta minuman hangat seperti empon-empon yang saat itu dianggap dapat mencegah virus Covid-19.

“Melawan Covid-19 adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh,” kata K.H Jaenal Abidin.

Selain dengan mengonsumsi makanan yang bergizi kita juga harus menjaga diri agar tidak stres dan panic. Sebab stres, takut dan cemas ini akan membuat tubuh menjadi tidak nyaman.

Cara yang dapat kita lakukan ialah dengan berpikir positif dan bersyukur. Cara inilah yang akan menumbuhkan hormon positif pada diri kita yang kemudian membuat kita bahagia.

Lanjut K.H Jaenal Abidin. Menjadi bahagia dapat dilakukan dengan menikmati kondisi yang ada. Menikmati aktivitas yang ada di hadapan kita meskipun berada dalam keadaan yang menuntut kita untuk selalu di rumah.

Selanjutnya ialah asik dengan kegiatan yang baik. Setelah menikmati keadaan, kita pun hanyut dalam keadaan sehingga waktu terasa berlalu lebih cepat.

Meskipun di rumah saja, ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan, misalnya berolahraga, membaca buku, ataupun berkarya.

“Ketika biasanya masing-masing sibuk dengan aktivitasnya, saat-saat seperti ini juga dapat dimanfaatkan untuk berkumpul dan berbincang bersama keluarga, jelas K.H Jaenal Abidin. (*)

Komentar Via Facebook :