Benny Kogoya : Musdalub Partai Demokrat Papua, Akan Dimanfaatkan oleh Kader-Kader Oportunis
CYBER88 | Papua -- Benny Kogoya selaku ketua DPC Partai Demokrat Tolikara yang di nonaktifkan dan di Plt-kan kepada Usman G. Wanimbo yang menjabat sebagai Wakil Ketua 4 DPD PD Papua, dimana Usman G. Wanimbo menyatakan untuk digelar Musyawarah Daerah (Musda) dan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Dewan Pimpinan Daerah Partai demokrat (DPD-PD) Papau secara serentak. Hal tersebut dipsampaikannya pada jumpa pers 23 agustus 2020 lalu.
Benny Kogoya yang merupakan pendiri Partai Demokrat di papua yang menjabat sebagai ketua DPC PD Kabupaten Tolikara menanggapi peryataan yang dilintarkan oleh Usman G Wanimbo.
“Bahwa untuk melalukan Musda Partai Demokrat secara serentak dengan dasar petunjuk memo ketua DPD PD papua Lukas Enembe pada 7 Agustus 2020 bertentangan dengan Anggaran Dasar/ BPOKKO Partai Demokrat yang baru hasil konggres 2020,” Kata Benny.
Dikatakannya, “secara aturan DPP Partai Demokrat akan menyurati secara resmi kepada DPD Partai Demokrat Papua untuk melakukan Musdalub dan Musda sesuai aturan partai dan Pa Usman G Wanimbo tidak bias terlalu gegabah dan tergesa-gesa untuk melakukan Musdalub atau Musda dengan dasar Memo ketua DPD Pertai Demokrat Papua tersebut.
Karena, lanjur Benny. Partai Demokrat adalah Partai besar dan Partai kadernisasi selalu mengacu pada aturan Partai dan ketua DPD Partai Demokrat tidak asal main tunjuk ketua panitia dan apalagi panitia Musda yang di tunjuk kelihatan ada muatan keberpihakan ke salah satu calon ketua DPD PD.
Secara politis maka di bubarkan dan melakukan pemilihan ketua musda cecara langsung di tingakt DPD dan DPC agar mereka yang dapat mempersiapkan Musdalub dan muscab atau di ambil alih oleh ketua DPP atau ketua DPD apabilah tidak berjalan,” Terang Benny.
Lebih lanjut Benny mengatakan, “bahwa melakukan musyawara luar biasa alangkah baiknya ikuti petunjuk Badan Pembina Organisasi Kaderinisasi dari DPP atau konsultasi ke DPP kalau mau lakukan Musdalub.
Untuk melakukan Musdalub hampir 29 kabupaten kota tidak ada ketua DOC yang definitif hanya Plt sampai 2 dekade dalam kepemimpinan Ketua DPD Partai Demokrat Papua maka di atur baik juga agar tidak terjadi masalah, seperti di kabupaten Tolikara, lanny jaya, Kerom sarmi, Nabire dan lain dan juga masih Plt.
Partai Demokrat banyak kader yang siap untuk bersain dalam Musdalub ada UGW, RHP, YW, NATO dan lain – lain. Sama hal di tingkat DPC juga maka di atur sesuai aturan main organisasi agar kader kader bisa bersaing secara santun dan bermartabat.
Karena dalam kepeminan ketua DPD Partai Demokrat Papua Lukas Enembe Partai Demokrat di Papua bertumbuh kembang menjadi partai penguasa di papua dan banyak mengaderkan pemimpin di papua baik tingkat daerah sampai Nasional di Esekutif maupun Legislatif. Belum pernah terjadi perpecahan dalam tubuh DPD Partai Demokrat maka tidak terkesan Partai Pemokrat ada masalah.
Dilakukan Musdalub bisa terkesan dan di manfaatkan oleh kader-kader Oportunis dengan kepentingan akan memecahbelah kader dan partai yang sudah di bangun di bawah kepemimpinan ketua DPD Partai Demokrat Papua Lukas Enembe,” Pungkas Benny.


Komentar Via Facebook :