Banjir Bandang di Kabupaten Sukabumi Jabar, Akibatkan Kerusakan di Dua Kecamatan
Pihak Pemerintah Sukabumi Saat Tinjau Lokasi
CYBER88 | Sukabumi -- Akibat hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya sungai citarik - cipeuncit pada hari Senin, 21 September 2020 Pukul 17.00 WIB membuat beberapa wilayah terendam air. Bahkan terjadi Banjir Bandang.
Luapan air tersebut, merendam sejumlah lokasi di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, diantaranya, Desa Pasawahan, Kampung Cibuntu, Desa Cisaat, Kampung Cipari, Desa Mekarsari, Kampung Lio, Nyangkowek, Desa Bangbayang Perum Setia Budi, Kelurahan Cicurug Kampung Aspol.
Untuk Kecamatan Parung Kuda, yakni, Desa. Langensari, Kampung Bojong Astana, dan Desa Kompa di Kampung Bantar.
Akibatnya di Kecamatan Cicurug tersebut kurang lebih 299 KK warga terdampak dan masih dilakukan pendataan. 210 Jiwa mengungsi, 20 orang luka - luka, 3 orang hanyut.
Sementara warga terdampak Banjir Bandang yang berada di wilayah Kecamatan Parung Kuda, masih dilakukan pendataan
Adapun Kerugian yang diderita oleh warga Kecamatan Cicurug diantaranya, 4 unit rumah hanyut, Kurang lebih 289 unit rumah terendam, 1 unit mobil hanyut, 1 unit motor hanyut.
Sementara kerusakan yang terjadi di Kecamatan Parung Kuda yakni, 6 unit rumah terendam, 2 unit jembatan terputus, 1 unit mushola terendam, 9 unit kolam ikan terendam, 2 petak sawah terendam banjir.
Upaya Yang dilakukan TRC BPBD Kabupaten Sukabumi sedang menuju ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan evakuasi serta pendataan yang di timbulkan oleh luapan air tersebut. (Ujang Rahmat)


Komentar Via Facebook :