Dukung Pendisiplinan Prokes, Sat Brimob Polda Jabar Sosialisasi 3M Kepada Para Pedagang Pasar

Dukung Pendisiplinan Prokes, Sat Brimob Polda Jabar Sosialisasi 3M Kepada Para Pedagang Pasar

CYBER88 | KBB -- Pemerintah telah menerbitkan protokol kesehatan pada masa  normal baru (new normal) bagi perkantoran dan industri Perdagangan dalam menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19 yang diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan.

Keputusan Menteri Kesehatan dengan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 menjelaskan tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Perdagangan dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Untuk itu Anggota Kompi 2 Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Jabar  menyambagi tempat Perbelanjaan di Pasar Panorama Lembang  mengajak seluruh pengurus pasar untuk melaksanakan himbauan Pentingnya 3M bagi masyarakat dan menegur langsung para pelaku usaha di lingkungan pasar yang tidak menggunakan masker

"Tujuan dari Patroli ini yaitu untuk  mendukung program pemerintah Tentang AKB dan Menjelaskan Kepada Pedagang mengenai 3M tersebut dari mulai menggunakan masker mencuci tangan dengan menggunakan sabun atau hand sanitizer dan juga Menjaga jarak aman minimal 1 meter, serta tidak boleh berdesakan saat berbelanja." ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago S.I.K., M.Si

Dan pemerintah akan  tegas kepada pelaku usaha apabila nanti melanggar atau tidak menerapkan protokol kesehatan saat new normal, karena sudah ada ketetapan pemerintah  menerapkan protokol kesehatan yang ketat, pembatasan jam dan kapasitas operasional, pengaturan jumlah kunjungan dan pembatasan waktu sirkulasi pengunjung, serta penyusunan SOP di tempat-tempat kegiatan perdagangan melalui mitigasi risiko

Saat di konfirmasi melalui Via Whatsapp Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol Asep Saepudin, S.I.K., mengatakan "Sebelumnya kita tahu pasar dan pusat perbelanjaan  menjadi pusat utama masyarakat terjangkit covid-19 maka dari itu kita buat protokol kesehatan yang tetap Seperti 3M ini, sehinga diharapkan saat  padatnya hiruk-pikuk masyarakat di lingkungan perbelanjaan tidak ada kelonjakan kasus positif corona" imbuhnya2

Komentar Via Facebook :