Koperasi PGRI Gunung Tanjung, Tasikmalaya, Tak Mampu Kembalikan Tabungan Ratusan Juta Rupiah Milik Nasabah
CYBER88 | Tasikmalaya - Koperasi Simpan-Pinjam memang diperuntukkan memerangi sistem rentenir perbankan berlabel Koperasi yang menyengsarakan masyarakat. Sistem simpan-pinjam tersebut diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat. Namun, bila dikelola tidak secara benar, akan berdampak pada kerugian nasabahnya.
Salah satu permasalahan yang kami (Cyber88.red) temui pada Rabu (14/10) tadi, Aan Suryanah, istri dari alm. H. Ruhiat yang merupakan anggota Koperasi PGRI Gunung Tanjung di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Menurut Aan, suaminya memiliki simpanan di koperasi dengan total kurang-lebih 250 juta Rupiah. Semenjak suaminya meninggal awal Februari 2018, hingga saat ini uang tabungan di koperasi tidak dapat diambil karena Koperasi PGRI Gunung Tanjung tidak ada uang.

Aan menuturkan, "Saya sudah pernah menanyakan kepada Pak Tatang sebagai Ketua Koperasi. Katanya, uang akan dikembalikan dengan cara dicicil karena Bendahara Koperasi, H. Eso, sudah dicari tapi tidak ketemu, bahkan di rumahnya pun tidak ada."
Saat ditemui di kediamannya, Tatang menjelaskan, uang koperasi seluruhnya dipinjamkan kepada anggota. Ia yang menjabat sejak tahun 2000 menerangkan adanya pengalihan gaji yang masuk secara langsung ke rekening guru yang menjadi anggota koperasi. Karena itu, dirinya kesulitan untuk melakukan penagihan.
Ketika disinggung terkait tanggung jawab Sekretaris Koperasi (Edi Mulyana), Tatang menjawab bahwa itu tanggung jawab ketua. Karena meskipun klarifikasi ditujukan kepada sekretaris, nantinya akan kembali lagi kepada Tatang.
Sebagai pertanggungjawaban koperasi, Aan tak dapat berkomentar banyak dengan kebijakan Tatang untuk mencicil uang tersebut. Namun Aan menyayangkan pengelolaan keuangan koperasi yang terkesan "jorok" dan cenderung asal-asalan. Ia hanya berharap agar koperasi yang dikelola oleh ASN tersebut dapat berjalan maksimal sebagaimana tujuan membantu perekonomian masyarakat. [Samsu/A. Tarsa]


Komentar Via Facebook :