Alternatifkan Keterbatasan Masyarakat, RAPI Usulkan Program Daring Radio

Alternatifkan Keterbatasan Masyarakat, RAPI Usulkan Program Daring Radio

CYBER88 | Bogor - Media penyiaran radio yang tergerus era digital menjadikannya kian terasingkan. Namun bagaimanapun, peran dan fungsi radio masih memiliki keunggulan tersendiri.

Organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia yang disingkat RAPI terus memunculkan eksistensinya. Salah satunya RAPI Lokal 02 Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, terus melakukan pembenahan dan penyesuaian pada kegiatan Muslok JZ10ZZL2502 ke-6 yang berlangsung siang ini, Minggu (8/11/20) di Kantor Kecamatan Bogor Timur.

Peni Setia Permas, Ketua RAPI Lokal Bogor Timur yang kini habis masa jabatannya setelah berkarya selama 3 tahun, akan digantikan oleh salah satu dari 2 calon, yaitu Jajang Juandi dan Indra Budiman. Meski sempat memanas karena banyaknya input lebih dari 60 orang peserta, hasil keputusan musyawarah tak memicu perdebatan dengan hasil dimenangkan oleh Indra Budiman.

Organisasi yang tergolong tua ini diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman. Semangat dari anggota muda mendorong generasi senior untuk bisa beradaptasi. Pasalnya, idealisme senioritas bukan menjadi unsur kemajuan, namun hanya menjadi hambatan besar yang menggiring pada zona kepunahan.

Situasi pandemi Covid pun menuai gagasan brilian dari generasi muda untuk memanfaatkan keunggulan radio sebagai metode pendidikan jarak jauh tanpa kendala gawai dan kuota. Jelas saja, masyarakat Bogor tak sepenuhnya masuk dalam kategori sejahtera.

Wawan Sanwani, Camat Bogor Timur yang tergolong muda terpacu oleh semangat muda RAPI untuk eksis membantu masyarakat di bidang informasi radio. Pemanfaatan radio dalam zona pendidikan di masa pandemi sebagai salah satu solusi penunjang keterbatasan masyarakat, mendorong Wawan untuk men-support program tersebut dengan mensinergikan dengan program pemerintah.

Komentar Via Facebook :