Diduga Rekanan Misterius Kerjakan Pembangunan Jalan Setapak 1000 Meter di Desa Galang
CRBER88 | Empat Lawang -- Hi warga desa Galang sangat berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Empat Lawang karena sudah membangun jalan setapak kearah perkebunan masyarakat desa Galang Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan,
“Kami warga desa galang sudah turun temurun berkebun di wilayah Air Betung ini dan berjalan kaki ke kebun kami yang cukup jauh ini. Tapi sekarang, kami akan menikmati jalan semen dan secara otomatis kami sudah bisa menggunakan kendaraan roda dua (motor). Selain itu kini beberapa warga mendapatkan penghasilan dengan ikut membangun jalan ini,” ujar Hi.
Ditempat yang sama, Fi, juga warga desa Galang yang sedang mengerjakan proyek pembuatan jalan setapak yang menuju perkebunan Air Betung tersebut, saat di konfirmasi cyber88.co.id, Senin, (16/11) sekira pukul: 13:00 wib, di lokasi kerja menerangkan, kalau proyek ini milik orang hebat dari kabupaten Empat Lawang, tapi kami tidak pernah tau siapa pemiliknya itu, kami hanya bekerja dengan pak Anton sebagai kepala desa Galang ini, semua urusan pekerjaan ini pak kades lah yang menanganinya,”Ungkapnya.
FI maupun Hi, mengatakan, kami bekerja disini dibayar harian dengan upah per meternya tiga puluh lima ribu rupiah dan dalam sehari kami paling sedikit dapat sepuluh meter,” Katanya.
Ditanya berapa ketebalan rata rata jalan ini, secara serentak FI dan HI menjawab sepuluh centi,” Jawabnya.
Saat awak media Cyber88 melihat ketebalan yang dikatakan Fi da Hi 10 cm sementara di tengahnya hanya tidak lebih dari dua jari, Fi maupun Hi terdiam beberapa saat, kemudian langsung malanjutkan pembicaraannya,
“Kami diperintahkan kerja cepat, yang penting cepat selesai dan bos kami pun mengetahui tentang pengecoran seperti ini nyatanya tidak ada masalah, pungkas Fi dan Hi.
Tim Cyber88 menemui Anton, Kepala Desa Galang di rumah kediamanya, namun tidak berhasil menemui Kepala Desa. Menurut keterangan beberapa warga yang disekitar rumah kepala desa, Kepala Desa sedang ke Lahat ada kegiatan.
Senin, 16/11/2020, sekira pukul 20:30 wib berhasil dikonfirmasi via handphone, dan membenarkan kalau dia sedang ada kegiatan di kabupaten Lahat dalam rangkah memenuhi undangan dari Dinas Kehutanan Lahat, namun tidak menyampaikan kegiatan apa secara rinci.
Terkai pembangunan jalan setapak 1000 meter di desa Galang, Anton membenarkan adanya proyek tersebut, namun dia membantah tentang adanya keterlibatan dia dalam proyek tersebut.
“Saya hanya pada awal pembangunan hanya mengisi atau menyiapkan materialnya saja, itupun hanya sampai pembangunan dua puluh lima persen, selebihnya sampai sekarang saya tidak ikut campur lagi,
Adanya kesan beberapa pihak yang menyebut pembangunan proyek tersebut terkesan amburadul, dengan tegas Anton menjawab, “saya tidak ikut campur masalah itu, karena itu bukan bersumber dari dana "DD" itu resiko mereka sebagai pemborong,” Tandasnya.
Lebih lanjut Anton mengatakan, kalau dirinya hanya sebatas membantu mencarikan material saja tidak lebih dari itu, kalau saya dikatakan sebagai pelaksananya artinya saya hanya di kambing hitamkan saja.
Masih menurut Anton, membenarkan kalau jalan setapak itu sepanjang 1000 meter dengan lebar dua meter dengan ketebalan 10 cm dengan dana berkisar satu milliar rupiah bersumber dari APBD 2020 ini, kalau papan informasi proyek sejak awal memang tidak ada, tidak tahu kalau sekarang sudah dipasang apa belum,” ujar Anton.
Sementara itu, Mus, pelaksana proyek pembuatan jalan setapak di desa Galang saat di konfirmasi VIA pesan singkat WhatsApp mengatakan, saya masih di Bengkulu,
Sampai berita ini tayang baik Fauzi maupun Mus belum berhasil dikonfirmasi. (TIM Cyber88)


Komentar Via Facebook :