Team Relawan "Novita Wijayanti Peduli" Kembali Salurkan Bantuan pada Masyarakat Korban Banjir
(Nur Wahyudi Team Rekawan "Novita Wijayanti Peduli" Sedang Menyalurkan Bantuan Kepada Masyarakat)
CYBER88 | Cilacap - Bencana banjir dan longsor kembali melanda puluhan Desa dan Kecamatan di Wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.Sabtu (21/11/2020).
Boleh jadi ini adalah bencana banjir dan longsor terbesar yang pernah tercatat di Kabupaten Cilacap setidaknya diperiode 20 tahun terakhir ini.
Bagaimana tidak, sejak dilaporkan pada Selasa (17/11/2020), tercatat ada 46 desa di 15 kecamatan di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah yang terdampak banjir.
Adapun longsor terjadi di 14 desa di tiga Kecamatan yang ada di Kabupaten Cilacap yaitu Kecamatan Dayeuhluhur, Wanareja, Majenang, Cimanggu dan Karangpucung dengan Volume yang berbeda.
Puluhan ribu orang terdampak bencana ini dan Total jumlah pengungsi kurang lebih menjangkau 1.463 keluarga yang terdiri dari 4.275 jiwa.
Tetapi ada kabar baiknya karena dari adanya bencana banjir dan longsor ini melecut dan timbul terlihat empati dan kegotongroyongan warga, untuk berbagi, dan Puluhan organisasi dan komunitas terjun dalam aksi tanggap darurat bencana alam.
Berbagai bantuan dikirimkan kepada pengungsi dari berbagai komunitas baik yang ada di daerah Cilacap sendiri maupun dari luar wilayah Kabupaten Cilacap Jawa Tengah.
Ini adalah angin segar untuk korban banjir pada hari-hari pertama bencana, saat pemerintah masih tergagap dan kaget menghadapi bencana yang tak terduga dan sekolosal ini.
Pada hari pertama dan kedua bencana, sebagian besar pengungsi kekurangan bahan makanan dan kebingungan dengan dihadapkan langsung dengan sebuah realita atau keadaan yang secara spontanitas terjadi didaerahnya masing-masing.
Hari pertama bantuan pemerintah memang tak bisa banyak diharapkan. Contohnya dipengungsian Kecamatan Sidareja dan Kecamatan Kedungreja, misalnya, makanan siap saji hanya diperoleh dari saluran relawan berbagai organisasi dan komunitas, yang salah satunya adalah dari Relawan "Novita Wijayanti Peduli".
Sementara, pemerintah belum turun bantuan.“Yang patut dihargai adalah empati dan kegotongroyongan masyarakat ini yang kami lihat,” kata Nur Wahyudi pimpinan dari "Novita Wijayanti Peduli" yang tidak berhenti menyalurkan bantuan makanan siap saji dari mulai nasi bungkus, Mie instant, Telor, Cabai dan berbagai sayuran.
Atas intruksi dari Ibu Hj Novita Wijayanti, kami dari team Relawan "Nobita Wijayanti Peduli" terus berjuang dan tak henti menyalurkan bantuan untuk seluruh masyarakat yang terkena musibah banjir, sampai kamipun mendirikan Dapur umum yang berlokasi di RT 04 RW 01 Desa Jatisari Kecamatan Kedungreja yang selalu siap selama 24 jam mempersiapkan bantuan logistic.Ucap Nur Pria asal Kedungreja tersebut.
Sesuai petunjuk dan arahan dari Ibu Hj Novita Wijayanti, Nur Wahyudi mengatakan bahwa, kami tak akan meninggalkan saudara-saudara kami yang terkena musibah menderita sendirian dan kami selalu menurut atas semua intruksi dan arahan dari Ibu Hj Novita Wijayanti agar selalu menemani masyarakat yang terkena musibah sampai keadaan pulih kembali dan "Saat dirinya bersama rekan-rekan berkunjung dan menyalurkan bantuan di Posko Peduli banjir Cilacap, Jumat (20/11 /), masih banyak warga yang harus kami bantu.Pungkas Nur.


Komentar Via Facebook :