Camat Majenang Sigap Tangani Banjir Akibat Tanggul Sungai Cilopadang Jebol

Camat Majenang Sigap Tangani Banjir Akibat Tanggul Sungai Cilopadang Jebol

CYBER88 | Cilacap -- Banjir yang melanda beberapa desa di Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap, Selasa (1/12/2020) mendapat perhatian khusus dari berbagai instansi pemerintahan.

Kendati sudah mulai surut dan masih ada genangan air di sejumlah titik, tapi dengan sigap dan Tanggapnya Camat Majenang Iskandar Zulkarnain S, S.TP, M.Si bersama Kepala Desa Sindangsari, Kepala BBWS Citanduy Kepala Dinas PSDA Kabupaten Cilacap, meninjau langsung ke lokasi tanggul yang jebol di jembatan Cilopadang Majenang.

Alat berat pun sudah  mulai dikerahkan untuk memperbaiki tanggul yang jebol akibat luapan air sungai Cilopadang Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap Jawa Tengah.

Saat ini, masyarakat terdampak banjir dibantu tim gabungan bergotong-royong membersihkan rumah. Dari beberapa desa yang terdampak banjir, semuanya kondisinya hampir sama, ucap Camat Majenang saat diwawancarai Jurnalis CYBER88 dilokasi, Kamis(3/12/2020). menyampaikan, 

Menurut Iskandar, pihaknya juga sudah mulai mendirikan dapur umum untuk menyuplai logistik korban terdampak banjir. Untuk jumlah pengungsi masih ada dibeberapa lokasi, untuk yang lain sudah kembali ke rumah masing-masing,dapur umum dan tempat pengungsian sudah kami siapkan dan tetap kami siagakan para petugas 24 jam full.katanya.

Selain limpasan sungai, banjir juga terjadi disebabkan jebolnya tanggul Sungai Cilopadang di desa Sindangsari, dan saat ini juga sedang ditangani dengan menurunkan alat berat hasil dari koordinasi diantaranya dengan BBWS Citanduy,Dinas PSDA Kabupaten Cilacap, dan dengan desa Sindangsari.ungkapnya.

Sementara beberapa desa yang terdampak genangan banjir sudah mulai berangsur dibenahi dan teratasi, ini berkat kerjasama semua pihak yang telah bekerja keras gotong royong dalam membantu korban bencana di Wilayah Kecamatan Majenang," Ungkap Iskandar.


Ancaman banjir masih menghantui warga di beberapa desa yang dilalui aliran sungai Cilopadang Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap, Pasalnya, beberapa aliran sungai tersebut mengalami pendangkalan dan tanggul kondisinya kritis di beberapa titik.

Apabila hujan dengan intensitas tinggi maka sungai tersebut airnya akan limpas karena tak mampu menampung debit air berlebih saat terjadi hujan deras dengan Volume lama.

Bahkan tanggul sungai sangat rendah sehingga air rawan menggenangi ratusan rumah warga di Kecamatan Majenang.

Seorang warga Kecamatan majenang, Rizki mengatakan, banjir yang terjadi karena sedimentasi Sungai Cilopadang yang masuk wilayah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy itu cukup tinggi.

Selain itu, katanya lagi, beberapa titik tanggul sungai juga rendah karena tergerus aliran air. Dampaknya, air limpas ke permukiman dan menggenangi ratusan rumah warga dan jalan.

Karena itu, kami berharap ada tindak lanjut berupa pengerukan sedimentasi dan perbaikan tanggul. Jika tidak, maka setiap terjadi hujan maka kami akan terendam banjir, katanya kepada, saat mendampingi peninjauan di lokasi tanggul jebol.

Dirinya dan warga merasa khawatir saat terjadi hujan, terlebih lagi, dalam waktu beberapa hari terakhir, hujan turun dengan intensitas yang cukup tinggi.

Camat Majenang juga mengatakan, "Agar tidak kembali terjadi banjir, Tim Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Cilacap dibantu relawan dan masyarakat, serta alat berat juga tengah melakukan penanganan beberapa titik tanggul yang kritis menggunakan karung pasir," Ungkapnya.

Pekerjaan ini dilakukan atas kerjasama yang baik  instansi terkait, masyarakat di sekitar Sungai Cilopadang serta relawan lainnya, tuturnya.(PURWANTI)

Komentar Via Facebook :