Lokakarya Mini Lintas Sektor Puskesmas 1 Dayeuhluhur, Menguatkan Sinergitas Dan Peran Lintas Sektor
CYBER88 | Dayeuhluhur Cilacap - Membangun kesehatan, dalam hal ini meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tanggung jawab tanggung jawab dilimpahkan kepada instansi kesehatan saja, puskesmas atau rumah sakit, tapi tanggung jawab bersama secara kolektif semua elemen bangsa, baik yang memiliki keterkaitan langsung maupun tidak, karena kesehatan memiliki relasi dan dampak besar pada semua sektor, seperti ekonomi, pendidikan, sosial dan lain sebagainya, karena semua hal tidak akan berjalan jika pelaku atau lakon (manusia) tidak fit atau sehat.
Masalah kesehatan di negeri ini begitu kompleks, baik dari sistem penerapannya maupun dari pola masyarakat itu sendiri, namun memang gaya hidup masyarakat inilah yang sangat serius disoroti, karena akan menjadi percuma jika pemerintah, instansi kesehatan menjalankan sistem dan program kesehatan yang profesional dan bermutu tanpa di imbangi respon dari masyarakat itu sendiri sebagai pelaku dan obyek untuk berprilaku hidup bersih dan sehat, yaitu melalui paradigma sehat.
Tentu dalam menyikapi dan masalah masalah kesehatan harus dapat dikalahkan dengan semua pihak, semua elemen dan elemen yang terkait untuk bergandengan tangan, memperbaiki sistem dan mengubah pola hidup sehat dimasyarakat, sehingga apa yang dicita-citakan bangsa dapat terwujud.
Menurut dr. Feri Sulistya Afrianto (Kepala Puskesmas 1 Dayeuhluhur),
Lokakarya Mini Lintas sektor puskesmas 1 Dayeuhluhur adalah salah satu ruang membangun komitmen, menyatukan misi ditingkatan pemangku kepentingan, camat sebagai pemerintah kecamatan, kepala desa sebagai representasi masyarakat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda , dan puskesmas. sebagai instasi kesehatan untuk sama-sama bersinergi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.Ujarnya.
Pada Lokakarya Mini Lintas sektor puskesmas, Selasa (24/11/2020) yang di hadiri oleh Bapak Camat kecamatan Dayeuhluhur (Diwakili), Pembina Puskesmas Dayeuhluhur dari Dinas Kesehatan, Bapak Kapolsek Dayeuhluhur IPTU Anwar SH.Danramil / 17 Dayeuhluhur Pelda H Nurohman mewakili Danramil 17 / Dyh.Kepala desa Dayeuhluhur (Mewakili) tokoh masyarakat, Kepala Sekolah SMP PGRI dan Muhammadiyah Dayeuhluhur.
Para kader kesehatan puskesmas bagian dari langkah strategis dalam membangun kesepahaman bersama untuk menyikapi permasalahan kesehatan.
Lokakarya mini lintas puskesmas Sapala awal tahun ini sebagai forum untuk program puskesmas Dayeuhluhur tahun 2020, permasalahan yang berhubungan, program capaian yang mengacu pada standar dinas kesehatan Cilacap, dan rencana program tahun 2021, dan hal ini di sampaikan secara gamblang selaku kepala Puskesmas dihadapan lintas sektor .
Dari laporan tahunan, yang dijabarkan oleh dr. Feri Sulistya Afrianto Kepala Puskesmas 1 Dayeuhluhur dalam bentuk slide power point, ada beberapa program yang tercapai dan ada juga yang tidak mencapai target.
Pelda H Nurohman mewakili Danramil 17 / Dyh mengatakan "Banyak pemahaman masyarakat tentang bagaimana menerapkan pola hidup bersih dan sehat, selain itu, Pelda H Nurohman menjelaskan banyak faktor penghambat atau penghambat, namun menjabarkan langkah-langkah atau tindak lanjut Puskesmas 1 Dayeuhluhur di tahun 2021 harus lebih spontan lagi dalam merespon permasalahan kesehatan dimasyarakat, terutama program-program yang belum mencapai target.
Menurut Kepala Sekolah PGRI Dayeuhluhur Dasman S.Pd menyarankan beberapa saran untuk meningkatkan penyuluhan dan edukasi, bersinergi dengan pemerintah desa untuk memaksimalkan anggaran dana desa 10% untuk bidang kesehatan dan lainnya.
Kapolsek Dayeuhluhur IPTU Anwar SH. dalam penyampaiannya juga kepada seluruh kepala desa agar dana desa dimaksimalkan penganggarannyan untuk kesehatan, tentu dengan regulasi yang sesuai, selain itu masyarakat agar cepat merespon dan melaporkan puskesmas jika ada penyakit yang banyak di derita oleh masyarakat sekitar lingkungan, dan bagian dari sinergitas itu sendiri. Pungkasnya. (PURWANTI)


Komentar Via Facebook :