Siti Rohmah Purnamasari Pengrajin Gula Semut "KARIBREUK" Sumpinghayu Daueuhluhur Cilacap Siap Tingkatkan Produksi

Siti Rohmah Purnamasari Pengrajin Gula Semut "KARIBREUK" Sumpinghayu Daueuhluhur Cilacap Siap Tingkatkan Produksi

( Ibu Siti Rohmah Purnamasari "Hijab Fink"bersama Rekan )

CYBER88 | Cilacap -- Sumpinghayu adalah sebuah Desa di Kecamatan Dayeuhluhur, Cilacap, Jawa Tengah, Indonesia. Desa Sumpinghayu adalah sebuah Desa di ujung paling utara Kabupaten Cilacap, berbatasan langsung dengan Desa Jambu Kecamatan Wanareja, Desa Sumpinghayu memiliki beberapa komoditas andalan, antara lain Gula semut, kapol, dan hasil pertanian lainya.

Khusus gula semut di Desa Sumpinghayu sudah banyak warga masyarakat yang memproduksinya, selain wangi aromanya, gula semut akan terasa harum yang khas bila sudah diseduh.

Gula semut adalah satu di antara bahan panganan yang cukup dikenal di Indonesia, gula yang satu ini, dikenal sebagai satu di antara produk unggulan dari Desa Sumpinghayu, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang kini dikenal sebagai sentra penghasil gula semut.

Puluhan Kilo gula merah nira berbentuk bubuk, diproduksi setiap minggunya untuk pasokan wilayah Cilacap maupun luar Cilacap dihasilkan dari Desa ini.

Siti Rohmah purnamasari (43) yang menjadi pelopor terkenalnya Desa Sumpinghayu sebagai sentra gula semut di Kecamatan Dayeuhluhur Cilacap.

Bu Kades (Biasa dia disebut) mengisahkan, dulu saat melihat para petani gula merah mengeluh saat gula yang tidak laku dijual kerap meleleh, hingga dia memutar otak untuk mengakali gula yang sudah tidak berbentuk agar masih bisa dijual.

Wanita dengan dua anak ini pernah mencoba berbagai cara untuk membuat gula tetap awet, hingga ditemukan formula dengan membuat gula lebih halus.

Saat dihaluskan gula lebih kering, jadi akan awet karena kadar air kurang," kata Bu Kades saat berbincang dengan Cyber88 di Desa Sumpinghayu, Kabupaten Cilacap,Jumat (27/11/2020).

Siapa sangka, saat itu gula yang dia haluskan secara manual dengan batok kelapa diminati banyak pembeli, ujar Bu Kades saat ditemui di tempat produksi gula semut di Desa Sumpinghayu Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap.

Hingga akhirnya Bu Kades lebih serius untuk memproduksi gula semut.
Sebutan gula semut, menurut Bu Kades, muncul lantaran bentuk gula berupa bubuk dengan tampilan mirip rumah semut. 

Pada awalnya Bu Kades mulai mengajak petani lokal di Desa Sumpinghayu untuk membuat gula semut setelah permintaan yang semakin banyak.

Jumlah petani yang dibina sempat turun naik, Namun, pernah merambah beberapa Kecamatan di Kabupaten Cilacap. 

Di bawah naungan bendera "KARIBREUK" Bu Kades kini memberdayakan beberapa petani dengan puluhan pohon kelapa, dengan pasaranya juga bukan hanya lokal Kecamatan Dayeuhluhur saja, tapi sampai Jawa Barat.

Bu Kades menyebut semakin hari permintaan gula semut semakin meningkat. Banyak yang percaya bahwa gula semut memiliki banyak khasiat untuk kesehatan, karena gula semut tidak seperti gula putih yang menyebabkan diabetes, gula merah justru mampu mengurangi risiko diabetes.

"Karena khasiat yang dimiliki aren, gula semut ini juga diproses organik, tanpa campuran bahan kimia, pengawet juga cuma dari buah manggis," kata Bu Kades

Selain gula semut original, Bu Kades juga memproduksi gula semut dengan berbagai macam varian seperti jahe dan kunyit, menurut Bu Kades gula semut tersebut bisa langsung diseduh dan diminum untuk menyegarkan badan.

Sekilas Tentang Gula Semut, dinamakan gula semut karena bentuk gula ini mirip rumah semut yang bersarang di tanah, bahan dasar untuk membuat gula semut adalah nira dari pohon Kelapa atau pohon aren (enau).

Karena kedua pohon ini masuk jenis tumbuhan palmae maka dalam bahasa asing, secara umum gula semut hanya disebut sebagai Palm Sugar atau Palm Zuiker. Ujarnya

Permintaan akan gula semut terus meningkat dari waktu ke waktu, ini tidak lepas dari usaha para produsen gula semut yang terus melakukan pendidikan pasar.

Terutama terhadap target pasar industri yang sangat mempertimbangkan efisiensi, mereka terus menonjolkan sisi kepraktisan dari gula semut dibandingkan dengan menggunakan gula merah biasa.Pungkasnya. (PURWANTI)

Komentar Via Facebook :